MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Pengungsi Rohingya Peringati Pembantaian Etnis Rohingya di Pesantren Ustadz Ije

Reporter:

Editor:

Muhammad Alief

Sabtu , 25 Agustus 2018 20:57
Pengungsi Rohingya Peringati Pembantaian Etnis Rohingya di Pesantren Ustadz Ije

Nur Islam tokoh dari kalangan pengungsi Rohingya di Makassar, menunjuk sejumlah foto yang terpajang di sebuah spanduk besar yang dipasang di dalam masjid pesantren milik Ketua Forum Peduli Rohingya Makassar, HM Iqbal Djalil, Lc.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan pengungsi Rohingya di Kota Makassar, Sabtu (25/8/2018), memperingati tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar.

Nur Islam, salah seorang imigran, mengatakan bahwa hari ini, semua pengungsi, baik yang berada di Indonesia, Malaysia, di beberapa negara lainnya, memperingatinya sebagai “Rohingya Genocide Rememberence Day”.

“Saudara-saudara kita dari Rohingya, semua melakukan aksi pada hari ini sebagai bentuk solidaritas dan kecaman atas tragedi kemanusiaan di Myanmar,” kata Nur Islam di sela acara yang berlangsung di masjid Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Jalan KH. Abd Jabbar Ashiry, Kota Makassar.

Dalam aksi tersebut, Nur Islam selaku yang ditokohkan dari kalangan pengungsi Rohingya di Makassar, berdiri di depan kerumunan imigran lainnya. Didampingi Ketua Forum Peduli Rohingya Makassar, HM Iqbal Djalil, Lc., Nur Islam menunjuk sejumlah foto yang terpajang di sebuah spanduk besar yang sengaja dipasang di dalam masjid itu.

Beberapa foto yang terdapat di dalam spanduk itu, di antaranya tampak jejeran wanita Rohingya yang sedang mengantre, rombongan biksu Budha, dan gambar tokoh peraih Nobel Perdamaian asal Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Nur Islam menunjuk gambar sambil menjelaskan nama gambar serta kondisi yang dialami etnis Rohingya. Nur Islam tak dapat menyembunyikan kesedihannya. Ia sesekali tersengar sesenggukan.

Pada kesempatan itu juga, Forum Peduli Rohingya menggelar santap bersama daging sapi kurban yang sengaja disembelih untuk pengungsi Rohingya dan warga pesantren.

Ustad Ije sapaan HM Iqbal Djalil, Lc., mengaku sangat bersyukur bisa berbagi dengan warga Rohingya.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bergembira dengan kehadiran saudara kita warga Rohingya di pesantren serta mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini terus membantu pengungsi Rohingya,” ujarnya.

Selama beberapa tahun terakhir, Forum Peduli Rohingya memang yang sangat sering melakukan pendampingan dan membantu mencukupi keperluan pengungsi Rohingya di Kota Makassar yang jumlahnya sekitar 212 orang dan tersebar di sejumlah titik pengungsian. (*)


div>