SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Pengusaha Bandel, Disperindag Mengeluh

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 19 April 2017 12:26
Pengusaha Bandel, Disperindag Mengeluh

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar mengeluhkan banyaknya pengusaha-pengusaha nakal yang tidak taat pada peraturan izin usaha.

Kepala Bidang (Kabid) Usaha Pedagangan Disperindag Makassar, Ikhsan NS, menyampaikan, banyak pengusaha bandel di Makassar yang tidak taat terhadap regulasi. Khususnya dalam izin usaha maupun izin bangunan yang dikeluarkan Pemkot Makassar.

“Saya lihat saat ini, masih marak pengusaha bandel yang mengabaikan regulasi yang ada. Kesannya mereka ada yang bekingi. Jadi seenaknya buka usaha tanpa melengkapi izin,” ungkap Ikhsan diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (19/4).

Ikhsan mengatakan, fungsi Disperindag sebagai pembinaan, pengendalian dan pengawasan akan dijalankan dengan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kota Makassar dalam pelayanan izin usaha.

Ia menegaskan tak segan-segan bersama instansi terkait untuk membongkar bangunan dan menutup usaha yang didapati melanggar izin usaha atau tidak mengantongi izin usaha.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir menyampaikan, saat ini pihaknya telah membentuk satgas yang berguna untuk menginventarisir dan menindak badan usaha yang tak berizin.

Dikatakan, tujuan pembentukan satgas ini guna membangun sinergitas lembaga dalam menertibkan usaha secara menyeluruh. Olehnya itu, Satgas Penindak Usaha Tak Berijin yang dibentuk tersebut terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Penataan Ruang (DPR), Dinas Pariwisata (Dispar), Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP), Bagian Hukum Kota Makassar, serta Ditreskrimsus Polda Sulsel.

“Jadi kalau satgas ini nanti turun, semua kegiatan usaha akan diperiksa, baik itu gudang, ekspedisi, pasar retail, minimarket hingga usaha hiburan akan kita sikat. Semuanya baik dari izin usaha (SITU-SIUP), izin mendirikan bangunan (IMB), aspek lalu lintas, dan sebagai eksekutor itu Satpol PP Makassar,” tegasnya. (***)

 


div>