SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Pengusaha Ini Buat Surat Terbuka untuk Silvester dan Adian Napitupulu

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 20 Mei 2017 19:54
Pengusaha Ini Buat Surat Terbuka untuk Silvester dan Adian Napitupulu

Imran Rusyadi Syarifuddin. ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sikap Silvester Matutina yang diduga melecehkan Wakil Presiden Republik Indonesia HM Jusuf Kalla melalui orasinya yang viral di Media Sosial (Medsos) terus mendapatkan tanggapan dari tokoh dari berbagai kalangan di Sulsel. Termasuk pernyataan Adian Napitupulu yang juga diduga menyudutkan JK.

Kali ini datang dari salah seorang pengusaha senior di Sulsel, Imran Rusyadi Syarifuddin. Senior Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel ini, menyesalkan adanya statemen kedua orang itu, sebab dikuatirkan hal itu dapat memperburuk kondisi dan situasi saat ini. Bahkan, ditakutkan dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba antar kelompok.

“Saya cuma berharap agar elit-elit bangsa harus hati-hati mengeluarkan statemen dan berkomentar dalam situasi dan kondisi politik negara saat ini yang memag lagi labil, karen jangan sampai statemen itu bisa dijadikan bahan pemicu oleh orang-orang yang memang ingin memecah belah bangsa. Ini demi kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus kita junjung tinggi dan jaga,” terangnya.

Aimar menjelaskan, hakekat toleransi itu adalah yang mayoritas mengayomi dan melindungi yang minoritas, tapi yang minoritas harus tahu diri juga dan bisa menempatkan diri sebagai minoritas.

Contohnya, ummat Muslim di Eropa dan Amerika harus tahu diri sebagai minoritas di sana ataukah ummat Muslim di Sulawesi Utara (Sulut) dan Papua harus tahu diri juga sebagai ummat minoritas. Karena hanya dengan begitu kesatuan NKRI bisa terjaga.

“Jangan yang minoritas mau disamakan kewenangannya seperti mayoritas. Hal itu bukan toleransi lagi namanyan, tapi persamaan hak yang diatur Undang-Undang. Karena banyak orang menganggap bahwa toleransi itu persamaan hak padahal bukan,” terangnya.

Pengusaha yang juga aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel serta Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sulsel ini, bahkan membuat surat terbuka kepada Silvester dan Adian yang diunggah melalui akun Path-nya, aimar hunter, Sabtu, 20 Mei 2017.

[NEXT-RASUL]

Berikut surat terbuka Imran, yang akrab disapa Aimar Hunter di kalangan pengusaha ini, kepada Silvester dan Adian:

Surat terbuka utk Bung Adian Napitupulu & Bung Silfester Matutina..

MELAWAN LUPA…!!

Mungkin bung berdua lupa bhw pak JK lah yg mendamaikan konflik SARA berkepanjangan di Ambon n Poso di saat TNI-Polri pun sdh tdk mampu..

Mungkin juga bung berdua lupa bhw Pak JK menyumbangkan harta pribadinya utk merehabilitasi sekolah2 kristen di Poso yg rusak akibat konflik SARA..

Mungkin juga bung berdua lupa bhw Pak JK lah yg paling duluan dtg ke Aceh ketika dilanda bencana tsunami..

Mungkin juga bung berdua lupa bhw Pak JK selaku ketua PMI telah banyak berkorban dlm hal waktu tenaga & materi dalam menangani bencana2 alam yang terjadi di beberapa daerah NKRI..

[NEXT-RASUL]

Bung Adian mungkin merasa bangga n berjasa telah menjadi bagian dari pergerakan reformasi thn 98 dalam menumbangkan rezim orde baru,,tapi mungkin bung lupa bhw sebenarnya perjuangan bung itu hax perjuangan semu krn kondisi negara sekarang tidak lebih baik dibanding era Presiden Soeharto..

Mungkin bung berdua jg lupa jika ada pepatah yg mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa2 pahlawannya..

Mungkin bung berdua juga lupa bahwa hujatan bung berdua ke Pak JK telah melukai perasaan sodara2 bung di bagian timur Indonesia yang menghargai n menokohkan Pak JK sebagai Bapak Bangsa..

Mungkin bung berdua juga lupa jika hujatan2 bung berdua kpd Pak JK itu bisa dimanfaatkan oleh orang2 yg memang ingin memecah belah bangsa..

Semoga bung tidak lupa bahwa perpecahan di timur tengah sengaja diciptakan oleh zionis yahudiamerika dengan mengadu domba perbedaan keyakinan kelompok2 di timur tengah hax utk menguasai ladang2 minyak n uji coba peralatan2 perang canggih mrk..

Semoga bung berdua sadar & tidak lupa akan semua itu brader…

Aimar hunter,,Petta Puang Andi Sakkuluka Ri Kalepa Karaengta Bottoka Ri Solongang.. (***)


div>