RABU , 15 AGUSTUS 2018

Penimbunan Rastra Dinilai Langgar Aturan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 02 Mei 2018 19:12
Penimbunan Rastra Dinilai Langgar Aturan

Ilustrasi. foto: net

*Kadis Sosial Harap Secepatnya Dibagikan

 

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Sosial Takalar, Muh Ridwan Tiro angkat bicara terkait adanya dugaan kepala desa yang melakukan penimbunan beras sejahtera (Rastra) di Desa Aeng Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Senin (30/4) lalu.

Muh Ridwan Tiro menegaskan, apa yang dilakukan kepala desa Aeng Batu batu, telah melanggar peraturan Kementerian Sosial.

“Setiap Rastra yang sudah distribusi dari Bulog Takalar ke Desa, itu diharuskan langsung disalurkan ke penerima manfaat beras sejahtera (Rastra),” katanya, Rabu (2/5).

Lanjut dia, rastra dibagikan berdasarkan daftar nama penerima manfaat yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial. “Sepanjang belum ada perubahan nama yang dikeluarkan dari Kementerian Sosial, yang berhak menerima rastra setiap bulan adalah nama yang sudah ditetapkan sebelumnya,” lanjutnya.

Pihaknya mengimbau kepada semua Kades agar Rastra yang sudah ada di desanya segera disalurkan.
Dia menambahkan, salah satu kewajiban Kades untuk menyalurkan rastra ke masyarakat terhadap penerima manfaat. “Tidak ada haknya desa untuk menahan penyalurannya apalagi ada yang memotong jatah penerima manfaat, itu tidak diperbolehkan karena haknya penerima manfaat rastra yang sudah ditetapkan oleh Kemensos,” jelasnya. (*)


div>