SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Peningkatan Profesionalisme, Tenaga Kependidikan UNM Ikuti Pelatihan Sertifikasi

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Senin , 08 Oktober 2018 14:40
Peningkatan Profesionalisme, Tenaga Kependidikan UNM Ikuti Pelatihan Sertifikasi

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Angkatan IV di Ballroom Lantai 2, Menara Pinisi, Makassar, Senin (8/10).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Angkatan IV di Ballroom Lantai 2, Menara Pinisi, Makassar, Senin (8/10).

Diklat ini merupakan yang keempat kalinya diadakan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Pusdiklat UNS. Pelatihan kali ini diikuti 40 peserta yang merupakan tenaga kependidikan dari lingkup UNM, dengan menghadirkan pemateri bersertifikat LKKP, Edi Saputra, Alvian Amri, dan M Kahar AP. Nantinya, setelah mengikuti pelatihan akan dilanjutkan dengan ujian sertifikasi.

Rektor UNM, Prof Husain Syam, menyampaikan peserta yang mengikuti diklat ini dapat memanfaatkan dengan baik dan mampu menerima materi. Serta memahami sehingga semua peserta diharapkan bisa lulus 100%.

Eks Dekan Teknik UNM ini menambahkan, diklat ini untuk meningkatkan profesionalisme kinerja dan skill SDM aparatur untuk mampu menyediakan barang dan jasa sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan. Sehingga dapat mengetahui proses pengadaan dari awal hingga akhir.

“Ujian sertifikasi ini mengacu pada perpres terbaru tentang Pengadaan Barang/Jasa yaitu Perpres Nomor 16 Tahun 2018. Jadi saya kira waktu lima hari peserta bisa memahami materi sehingga nantinya bisa lulus ujian sertifikasi 100%,” terangnya.

Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti, Wisnu Soenarso, menyampaikan, dklat ini bertujuan agar peserta mampu memahami mengenai gambaran umum pengadaan, prinsip-prinsip dasar, kebijakan umum, kode etik dan dasar hukum dan peraturan yang terkait, serta prinsip pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pengadaan barang/jasa.

“Pelatihan ini nantinya akan menghasilkan sertifikat yang akan berlaku seumur hidup. Untuk itu, kami berharap peserta dapat lulus dan maksimal,” tandasnya. (*)


div>