SELASA , 16 OKTOBER 2018

Penjaringan Ketua KONI Takalar Jangan Disusupi Kepentingan Politik

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Minggu , 18 Februari 2018 12:30
Penjaringan Ketua KONI Takalar Jangan Disusupi Kepentingan Politik

I Wayan S Natha

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Takalar, beragam asumsi positif dari berbagai kalangan terus mengemuka memantau jalannya proses penjaringan.

Praktisi olahraga di Sulawesi Selatan, I Wayan S Natha misalnya. Ia meminta dan berharap agar ke depannya eksistensi KONI sebagai wadah keberhimpunan cabang olah raga (cabor) dapat semakin berkembang dan meningkat sehingga mampu mendulang prestasi di segala event turnamen.

Untuk itu, I Wayan yang dikenal sebagai salah satu wartawan senior meminta agar proses penjaringan Ketua KONI Takalar tidak dicampur adukan dengan politik.

“Kita berharap keberadaan KONI tidak dicampur adukkan dengan dunia politik, karena mengurus olah raga itu butuh profesionalme yang tinggi. Nah ketika KONI dicampur adukan dengan politik, yakinlah KONI Takalar akan tetap berjalan ditempat,” kata I Wayan.

Diketahui, melalui proses penjaringan, Muhammad Rasul yang belakang diketahui saudara Ipar Bupati Takalar, Syamsari Kitta bakal terpilih secara aklamasi karena seorang kandidat lainnya tidak lolos masuk sebagai calon Ketua KONI akibat minimnya rekomendasi cabor.

Menyikapi kondisi tersebut, I Wayan S Natha yang juga pembina olah raga tinju Sulsel berharap kepada panitia Musda KONI Takalar, untuk mencarikan solusi agar semua potensi olah raga bisa terakomodir.

“Kalau bisa panitia penjaringan memperpanjang jadwal Musda KONI, sehingga ada bakal calon lain yang bisa diakomodir,” harapnya. (*)


Tag
  • KONI Takalar
  •  
    div>