RABU , 21 NOVEMBER 2018

Penjual Es Kelapa Rotterdam Temui Walikota

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 04 Maret 2017 14:50
Penjual Es Kelapa Rotterdam Temui Walikota

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sekira delapan orang perwakilan Pedagang Kaki Lima (PK5) depan Fort Rotterdam menemui Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, di Rumah Jabatannya, Jl Penghibur, Kamis (2/3) malam.

Para penjual es kelapa yang berjualan di atas trotoar ini dalam rangka mendiskusikan dan meminta petunjuk walikota sekaitan rencana relokasi PK5 se-Kota Makassar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Kami memohon petunjuk ini Pak Wali, bagaimana kodong baiknya kami ke depan. Kami dengar ada rencana penertiban di tempat kami berjualan,” ucap salah seorang pedagang, Daeng Tarang.

Sementara, Danny Pomanto, sapaan walikota mengaku, senang kedatangan para perwakilan PK5L tersebut. Dirinya memang berencana memanggil para pedagang kelapa muda melalui Camat Ujung Pandang.

“Saya tidak menggusur PK5, cuma memang karena PK5 menempati jalur pedestrian (trotoar) yang tidak dibenarkan aturan jadi saya akan aturkan, digeser-geser sedikit. Tapi jangan khawatir tidak akan saya rugikan,” ucap Danny diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (4/3).

Walikota menyarankan agar para pedagang menempati pusat kaki lima di daerah selatan lapangan karebosi.

Pertimbangannya di tempat itu sangat cocok untuk jualan kelapa karena ada aktivitas olahraga yang juga akan dibuka selama 24 jam. Setiap pedagang berhak mendapatkan satu kios secara gratis.

NEXT-RASUL]

Namun, Danny tetap memberi pilihan, karena selain di Karebosi juga dibangun pusat kaki lima di sekitar Jl Metro Tanjung Bungan, samping masjid terapung.

Danny memperkirakan pusat kaki lima yang juga disebut Kaki 5 ta’ ini mulai beroperasi bulan Mei tahun ini. (***)


div>