KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Pentertiban Parkir Toko Bintang, PD Parkir-Dishub Saling Berharap

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Februari 2018 12:58
Pentertiban Parkir Toko Bintang, PD Parkir-Dishub Saling Berharap

Ilustrasi Parkir.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perhubungan Makassar dan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya saling berharap dalam penindakan parkir Toko Bintang di Jl Pengayoman yang dinilai biang macet.

Humas Dishub Kota Makassar, Aziz Sila mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan di Toko Bintang tersebut. Ia akan melakukan koordinasi dengan pihak PD Parkir soal penataan parkir.

“Kita tunggu dulu koordinasi PD Parkir untuk turun bersama menegur mereka (Toko Bintang),” ucap Aziz Sila, Selasa (5/2) kemarin.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Asminullah Aziz Taba mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langka tegas kepada Toko Bintang jika memang membuat batasan jalan sendiri tanpa koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Meski ada informasi seperti itu, pihaknya tidak serta merta menindak, melainkan harus ada pemantauan dan konfirmasi kepada pihak Toko Bintang.

“Saya belum tahu, tapi kalau itu benar (Membuat Batasan Jalan) maka kita akan tindak bahkan membongkar kalau itu dipasang secara permanen,” tegas Asminullah.

Terpisah, Direktur Operasional (Dirops) PD Parkir, Syafrullah mengaku pihaknya akan membuat tim terpadu dalam penanganan jukir yang tidak memiliki identitas alias tidak terdaftar. “Itu yang di bintang (Toko Bintang) jukir tidak terdaftar dan itu kita akan tindaki dengan Tim Terpadu,” kilah Syafrullah.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan bahwa semua instansi memiliki wilayah kerja masing-masing. Tugas Dishub dan PD Parkir harus saling mendukung, olehnya itu pemindahan wewenang ke kecamatan soal kemacetan merupakan tujuan utama meringankan beban Dishub.

“Itu makanya saya minta kecamatan mengambil alih tugas mengurai kemacetan, saking luasnya wilayah kerja Dishub,” ucap Danny Pomanto.

Dari pantuan di lapangan, Toko Bintang menggunakan jasa pihak ketiga dalam mengelola parkir sehingga membuat batasan parkir di badan jalan untuk menghalang pengendara memarkir kendaraannya.

Juru Parkir (Jukir) Toko Bintang yang dikelola oleh PD Parkir terpaksa menggunakan badan jalan untuk memenuhi target pendapatan ditahun 2018 sekira Rp 1,4 miliar deviden ke Pemkot Makassar. (*)


div>