SENIN , 10 DESEMBER 2018

Penunjukan Prof Ahmad Thib Sebagai Pgs Rektor UIN Langgar Peraturan Menteri

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 30 Januari 2015 01:20

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin bersama anggota LSM protes atas penunjukan Prof Dr Ahmad Thib Raya MA sebagai Pengganti Sementara (Pgs) tugas Rektor UIN Alauddin. Menurutnya, penunjukan semacam carateker itu tidak punya landasan hukum.

Alumni UIN yang juga ketua Divisi Advokasi HAM pada Studi Sosial, Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad Akmal menyebutkan, penunjukan itu sangat tidak punya landasan hukum, malah melabrak Peraturan Mentri Agama (PMA) No 11/2014 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan.

Menurutnya dalam pasal 11 PMA itu dikatakan “Apabila masa jabatan rektor/ketua berahir dan rektor/ketua yang baru belum dilantik, menteri menetapkan perpanjangan masa jabatan rektor/ketua sampai dengan dilantiknya rektor/ketua yang baru”

“Ini benar-benar konspirasi oknum, yang sengaja membuat permainan dengan pemerintah Agama. Penunjukan rektor itu jelas ada konspirasi tingkat tinggi untuk mengamankan kedudukan dan sebagainya. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena mencoreng nama baik almamater UIN dimata publik.” tegas Akmal saat mengunjungi kantor Harian Rakyat Sulsel, Kamis (29/1) malam.

Akmal menilai hal tersebut bertentangan dengan PMA, meskipun hal tersebut merupakan wewenang dari Menteri Agama, namun jangan membuat aturan diatas aturan.

“Kami hannya ingin meluruskan, supaya jangan melabrak aturan, karena UIN Alauddin mampu melahirkan sarjana dibidang keislaman, harus diperhatikan hal-hal seperti ini, supaya jangan permainan didunia perguruan tinggi. ” tegas Akmal.


div>