SELASA , 12 DESEMBER 2017

Penutupan Tambang Galian C di Polut Dinilai Tebang Pilih

Reporter:

Supahrin Tiro

Editor:

Muh Sophian AS

Rabu , 22 November 2017 22:25
Penutupan Tambang Galian C di Polut Dinilai Tebang Pilih

Salah satu pengusaha tambang golongan C, Daeng Talli, mengeluhkan penutupan Tambang yang dilakukan Polres Takalar, Rabu (22/11).

TAKALAR,RAKYATSULSEL.COM – Pengusaha tambang di Dusun, Tammuloe, Desa Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), merasa dirugikan oleh pihak Polres Takalar, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter). Pasalnya tambang mereka ditutup oleh Polres Takalar, selasa (21/11), serta mengamankan dua kunci eskavator.

Menurut pengusaha Tambang Sertu dan pasir, Daeng Talli, pihaknya merasa dirugikan lantaran Polres Takalar melakukan penertiban tambang tanpa melakukan kajian administrasi terlebih dahulu, khususnya terkait dengan perizinan. Akibatnya proses penertiban dinilai tebang pilih dan salah sasaran. “Kami heran, saya memiliki izin tambang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan satu Pintu Provinsi Sulsel, namun kenapa tambang kami yang ditutup Kanit Tipiter Polres Takalar. Sementara ada empat penambang di Desa Lassang yang diduga tidak memiliki izin tambang dari dinas Provinsi, namun tidak ditutup oleh Polres Takalar,” keluhnya, Rabu (22/11).

Sementara Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Takalar, Ipda Novi memgatakan sudah lama menghimbau kepada semua penambang yang tidak memiliki izin agar tidak melakukan aktivitas penggalian maupun pengangkutan material. “Dan saya perintahkan mereka untuk berhenti. Tapi ada juga yang nakal dengan tetap beraktivitas dengan cara main sembunyi-sembunyi. Saya mengambil langkah ini (penutupan tambang), dengan mengamankan kunci eskavator bukan untuk menyita, karena pada saat saya minta untuk ditunjukan izin pihak penambang tidak bisa menunjukannya atau memperlihatkan. Dalam hal ini semua kegiatan penambang masih diduga illegal. Sementara ini baru saya memeriksa seluruh dokumen yang dimiliki baru bisa disimpulkan,” jelasnya. (*)


div>