SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Penyaluran KUR di Sulsel Tumbuh 20,36 Persen

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 03 Agustus 2017 19:54
Penyaluran KUR di Sulsel Tumbuh 20,36 Persen

Iustrasi (NET)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua), Bambang Kiswono menyebutkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) per Juni 2017 di Sulsel lumayan terdongkrak.

“April lalu realisasi hanya Rp1,82 triliun dengan debitur 69,089 UMKM. Lalu, di bulan Mei ini menjadi 2,76 triliun dengan debitur 93.505 UMKM. Nah, di bulan Juni realisasi KUR di Sulsel tahun 2017 capai Rp3,32 triliun, debitur 113.022 UMKM. Tumbuh 20,36 persen mtm,” kata Bambang via telefon seluler, Kamis (3/8).

Dia menambahkan, jika diurut, penyaluran KUR sampai dengan 31 Juni secara nasional, Sulsel menempati posisi ke empat. Setelah Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng).

“Kalau penyaluran KUR untuk wilayah Timur Indonesia, Sulsel masih yang pertama. Terkait besarnya nominal penyaluran,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK KR 6 Sulampua, Andi Muhammad Yusuf, menerangkan, Makassar masih menjadi daerah tertinngi penyaluran KUR dengan nilai Rp835 miliar dengan share 30,26 persen.

” Setelah Makassar, ada Sidrap Rp176,9 miliar. Lalu Gowa Rp176,6 miliar dan selanjutnya Wajo Rp153,5 miliar,” bebernya.

Untuk penyaluran, secara sektoral KUR di Sulsel masih di dominasi oleb sektor perdagangan sebesar 53,05 persen dan 35,3 persen ke sektor produksi (pertanian, perikanan, industri pengolahan). “Lebih tinggi dibandingkan nasional 31.1 persen,” pungkasnya.


div>