SENIN , 23 JULI 2018

Penyediaan Air jadi skala prioritas di Musrembang Kecamatan Batang

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 16 Februari 2016 14:28

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Potensi sumber daya alam kabupaten Jeneponto khususnya kecamatan Batang, menjadi incaran para investor baik potensi pertanian maupun potensi energi listrik tenaga angin.

“Untuk memajukan daerah ini hal yang paling penting pula adalah penyediaan air untuk kebutuhan pertanian agar mendorong peningkatan produksinya,” ungkap Bupati Jeneponto Iksan Iskandar saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrembang), tingkat Kecamatan Batang tahun 2016. Kegiatan ini dilaksanakan diruang pola kantor camat Batang, Selasa (16/2).

Hadir dalam kegiatan ini, ketua DPRD Muhamad Kasmin M, komisi III DPRD Andi Mappatunru dan Kaharuddin, unsur muspida, asisten II Ahmad, para kepala SKPD, camat Batang, dan para Lurah dan Kepala Desa dalam lingkup pemerintah wilayah kecamatan Batang.

Lanjut dia katakan, musrembang adalah bagian dari upaya merampung aspirasi masyarakat dalam merencanakan pembangunan. “Saya berharap kepada seluruh masyarakat dapat memahami bahwa ada dua sebab sehingga kadangkala usulan skala prioritas pembangunan dikecamatan tidak diakomodir,” ujar Bupati.

Ditambahkan bahwa pembangunan yang tidak diakomodir, disebabkan beberapa alasan. Pertama, jelas Bupati, karena tidak sesuai visi misi kabupaten dan yang kedua subtansi usulan tidak mendorong ke arah perubahan. Sebab harus dipahami Jeneponto memiliki musuh yaitu, bodoh, miskin dan tidak sehat (BMS).
“Untuk melawan tiga musuh ini, kita masyarakata Jeneponto harus membangun kepedulian terhadap sesama, misalnya jangan ada tetangga kita yang miskin atau tidak sekolah di sekitar kita, kata Bupati Iksan.

Sementara itu ketua DPRD Muhammad Kasmin M, mengatakan sangat mengapresiasi kepemimpinan Bupati Jeneponto yang telah mampu mewujudkan peningkatan APBD, jadi Rp 1 triliun lebih pada tahun 2016. Dia juga katakan DPRD sebagai wakil rakyat akan terus mengawal pemerintahan untuk kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Andi Mappatunru, anggota DPRD hasil pemilihan dapil II mengatakan bahwa pelaksanaan Musrembang selama ini ada kecenderungan tidak sinkron dengan aspirasi masyarakat. Pasalnya usulan prioritas tidak sesuai dengan visi misi pembangunan Kabupaten Jeneponto.

Dia juga mengurai DPRD akan melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah melalui BAPPEDA dalam penyesuaian anggaran program pembangunan pada tahun 2016, mengingat penggunaan APBD sebelumnya mengalami defisit anggaran daerah.

Camat Batang Muhammad Idris, dalam laporannya mengatakan bahwa musrembang tingkat kecamatan Batang, merupakan akumulasi musrembang tingkat kelurahan dan desa yang dilaksanakan pada tanggal 3 Pebruari 2016. Dia katakan usulan lebih banyak mengharapkan ketersediaan air, baik untuk kebutuhan pertanian maupun komsumsi masyarakat.


Tag
  • musrembang
  •  
    div>