SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Penyidik Dinilai Lindungi Aktor Utama Lab UNM

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 26 April 2017 10:41
Penyidik Dinilai Lindungi Aktor Utama Lab UNM

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan laboratorium (Lab) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) akhirnya kembali dilimpahkan penyidik Rerektorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, ke jaksa peneliti berkas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Selasa (25/4)

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin yang mengatakan pihak Polda Sulsel sudah menyerahkan berkas tahap kedua ke Kejati. Beberapa bulan terakhir, kasus ini sempat mandek karena adanya kekurangan materi dalam berkas. “Iya, benar berkas pelimpahan lab UNM kami sudah terima,” singkat Salahuddin, diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (26/4).

Ia menambahkan, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih dalam melalui jaksa peneliti apakah masih ada kekurangan dalam pemberkasan.

“Ini pelimpahan yang kedua kalinya setelah beberapa waktu yang lalu pihak jaksa peneliti mengembalikan berkas karena dianggap masih ada yang kurang,” kata Salahuddin.

Wakil Direktur Anti Commitee Corruption (ACC), Kadir Wokunobun menilai kasus yang menyeret empat nama tersebut sengaja diulur-ulur.

“Kami menilai kasus ini sejak awal sengaja dikanalisasi oleh Polda untuk tidak menyeret pihak-pihak yang terlibat, seperti KPA, pihak penerima barang waktu itu,” kata Kadir.

Sebagai informasi, tersangka kasus ini, Direktur Utama PT Jasa Bhakti Nusantara berinial (ER) Dosen Fakultas Tehnik UNM (JA), Pejabat Pembuat Komitmen (ML) dan Konsultan Manajemen Konstruksi (SA). (***)


div>