Kamis, 25 Mei 2017

Penyidik Periksa Pelapor Kasus Pungli

Selasa , 21 Maret 2017 12:20
Penulis : Muh Fahrullah
Editor   : doelbeckz
Ilustrasi Kantor Kejaksaan Negeri Makassar.
Ilustrasi Kantor Kejaksaan Negeri Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim penyidik tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa saksi pelapor kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 dan SMA Negeri 5 Makassar, inisial HH di Kejari Makassar, Senin (20/3).

Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar, Alham, mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang juga sebagai pemerhati pendidikan di Kota Makassar.

“Untuk hari ini (Kemarin) hanya pelapor beberapa sekolah yang juga pemerhati pendidikan,” katanya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (21/3).

Selain HH, pihaknya akan memanggil seluruh guru-guru yang diduga mengetahui pungutan liar yang terjadi di dua sekolah tersebut.

“Kalau hari ini tidak ada pemeriksaan guru. Yang jelas pekan ini kita akan periksa beberapa guru, dan saat ini suratnya sudah kita layangkan kepada mereka,” ujarnya.

Alham menyebutkan, jika pada kasus tersebut, pihak komite sekolah tidak dilibatkan sehingga saat ini baru satu tersangka di masing-masing sekolah.

Sebelumnya, Kepala SMA 1 Abdul Hajar ditetapkan tersangka oleh Kejari Makassar pada akhir Februari lalu. Tersangka diduga melakukan pungutan liar terhadap sejumlah orang tua siswa pada saat penerimaan siswa baru tahun 2016 lalu.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Muhammad Yusran diduga melakukan pungutan liar dengan modus yang sama dengan total uang yang dikumpulkan Rp300 juta. (***)