SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Penyidik Polda Dianggap Tak Profesional

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 17 Mei 2017 10:48
Penyidik Polda Dianggap Tak Profesional

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Direktur Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi, Kadir Wokanubun menilai kinerja penanganan kasus korupsi Polda Sulsel tidak maksimal. Sebut saja pada Kasus korupsi Bimtek Enrekang yang menyeret Ketua DPRD Enrekang dan kasus Mangkedek yang sampai saat ini belum ada perkembangan.

Ia menyebutkan, pihak Polda Sulsel dalam mengusut kasus dugaan korupsi dan menetapkan tersangka terburu-buru.

“Ini menjadi pola dan modus penanganan kasus korupsi, kalaupun belum yakin dengan kerugian negara kenapa begitu bersemangat menetapkan tersangka dan menangani perkaranya,” ujar Kadir Wokanubun diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (17/5).

Menurutnya, ada beberapa tersangka dalam kasus korupsi yang tidak ditahan oleh penyidik. Alasannya belum adanya hasil pemeriksaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel. Salah satunya pada Kasus OTT Oknum BPN Gowa.

“Kami menilai polda tidak profesional dalam penanganan kasus korupsi, menetapkan tersangka namun tidak siap dengan audit kerugian negara. Padahal pada kasus-kasus korupsi salah satu unsur terpenting yakni adanya kerugian negara,” pungkas Kadir. (***)


div>