MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Penyidik Temukan Deposito Terdakwa Kasus Bandara

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 13 April 2017 10:43
Penyidik Temukan Deposito Terdakwa Kasus Bandara

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar mengklaim berhasil menggagalkan pencairan deposito salah satu terdakwa kasus proyek pembebasan lahan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Kabupaten Maros, Sitti Rabiah.

Penggagalan tersebut bedasarkan informasi yang diterima pihak kejaksaan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) jika Sitti Rabiah memiliki deposito di Bank Sulselbar sebesar Rp1,7 miliar yang akan dicairkan setelah jatuh tempo.

“Kemarin (Selasa) kami mendapatkan informasi jika salah satu terdakwa atas nama Sitti Rabiah memiliki deposito sebesar Rp1,7 milar dari PPTK, jadi tim penyidik langsung melakukankan penggagalan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar, Salahuddin diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (13/4).

Salahuddin melanjutkan, setelah penyidik mengetahui kepemilikan deposito terdakwa, pencairan tersebut langsung digagalkan. “Terkait masalah status pencairan transaksi tersebut, sekarang sudah dilanjutkan dengan penghentian transaksi oleh PPATK dan sakarang PPATK lagi membuat hasil analisis untuk dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan Kajati,” ungkapnya.

Diketahui, pembebasan lahan bandara seluas 60 hektar menggunakan APBN tahun 2015 sebesar Rp517 miliar. Kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp317 miliar bersadasarkan hasil audit BPKB.

Kejaksaan telah menetapkan sembilan tersangka. Selain menahan para tersangka kejaksaan juga telah menyita sejumlah aset para tersangka mulai dari rumah, sertifikat tanah, kendaraan roda dua dan empat dengan perkiraan total kerugian negara sebesar Rp16,7 miliar. (***)

 


div>