KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Peran Dunia Usaha Wujudkan KLA Masih Minim

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 29 Juli 2017 12:32
Peran Dunia Usaha Wujudkan KLA Masih Minim

Bunda Kota Layak Anak (KLA) Indira Yusuf Ismail (tengah) didampingi Kepala DPPPA Tenri A Palallo, saat menerima Kepala Perwakilan Makassar Indomaret, I Ketut Widjaharta, di Rumah Jabatan Anging Mammiri, Jumat (28/7). foto: ist for rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Peran dunia usaha dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) masih minim. Karena itu, setiap perusahaan diminta mengalokasikan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung Makassar sebagai KLA.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menganjurkan setiap perusahaan yang memiliki program CSR atau Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), agar mengalokasi dana CSRnya untuk mendukung terwujudnya Makassar sebagai KLA.

Selama ini, pihaknya menemukan masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi mendukung cita-cita Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadikan kota ini sebagai kota yang ramah terhadap anak.

“Selain itu, saya meminta seperti itu dengan alasan, karena pada saat verifikasifaktual lalu, tim penilai independen menemukan masih minimnya peranan dunia usaha dalam mewujudkan KLA di kota ini,” terang Indira, saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Indomaret Makassar, I Ketut Widjaharta, di Rumah Jabatan Anging Mammiri, Jumat (28/7).

Kendati Makassar berhasil meraih penghargaan tingkat Madya sebagai KLA, namun pencapaian tersebut harus ditingkatkan lagi.

Salah satu indikator KLA yang memerlukan intervensi khusus, yakni optimalisasi pada dunia pendidikan dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Apalagi, dengan adanya program inovasi Pemkot Makassar melalui 18 revolusi pendidikan.

“Dengan adanya program 18 revolusi pendidikan Pemkot Makassar, maka layak anak pada dunia pendidikan kita juga harus dioptimalkan lagi, dengan cara menambah dukungan fisik seperti pembenahan toilet yang ramah anak,” pungkasnya diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (29/7).

[NEXT-RASUL]

Sementara, Kepala Perwakilan Indomaret Makassar, I Ketut Widjaharta, sangat mengapresiasi masukan dan saran dari Ketua TP PKK Makassar ini. Bahkan, ia berkomitmen akan terus mendukung terwujudnya Makassar yang layak bagi anak.

“Saya menyampaikan terimakasih atas kerelaan ibu menerima dan berdiskusi dengan kami terkait hal ini. Komitmen dan seluruh masukan dari beliau tentu dapat menjadi perhatian bagi pihak kami. Sehingga, program-program kami ke depannya bisa bersinergi dengan program Pemkot Makassar,” kuncinya. (***)

 


div>