SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Perang Lembaga Survei, SSI Unggulkan Penantang, NS Petahana

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 08:00
Perang Lembaga Survei, SSI Unggulkan Penantang, NS Petahana

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah lembaga survei mulai memainkan peran dalam Pemilu 2019. Tak hanya Calon Legislatif (Caleg) DPRD ataupun DPR RI, akan tetapi Caleg DPD juga tak luput dari prediksi lembaga survei.

Seperti yang dilakukan Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) yang merilis data survei popularitas dan acceptabilitas calon anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 3 untuk Pemilu 2019.

Direktur SSI, Yuhardin menjelaskan, survei calon anggota DPD RI digelar pada 3-9 September 2018 dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Sedangkan riset menggunakan 400 responden di Dapil 3 Sulsel yang meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Toraja dan Toraja Utara serta 4 Kabupaten di Luwu Raya. “Survei hanya khusus di Dapil 3. Hasilnya penantang berpeluang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari hasil survei di Dapil 3, memperlihatkan Caleg DPD RI Tamsil Linrung mengungguli popularitas senator petahana di wilayah tersebut. Popularitas atau pengenalan Tamsil dalam survei SSI mencapai 8,29 persen dengan tingkat kesukaan 82,45 persen dan elektabilitas 4,57 persen.

Setelah Tamsil Linrung, ada nama Andi Muh Ihsan dengan tingkat pengenalan 4,15 persen, kesukaan 88,24 persen dan elektabilitas 3,74 persen. Diurutan ketiga, SSI menempatkan Moh Roem dengan tingkat pengenalan 2,44 persen, kesukaan 60,00 persen dan elektabilitas 0,24 persen.

“Masih ada sekitar 70 persen belum menentukan pilihan. Ini bisa menjadi referensi awal calon DPD. Dan di Dapil lain sementara berjalan surveinya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Nurani Strategic (NS), Nurmal Idrus mengaku jika pihaknya juga tengah melakukan survei di berbagai daerah sehingga hasilnya belum di publis. “Survei untuk DPD sementara jalan,” ujarnya.

Menurut dia, calon DPD incumbent punya peluang lebih besar. “Artinya incumbent masih sangat berpeluang,” katanya.

Sementara untuk penantang, Nurmal menyebut ada tiga nama yang berpeluang karena sudah punya basis kuat dan punya pengalaman bertarung. “Seperti Tamsil Linrung, Moh Roem dan Syaiful Saleh,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tercatat ada 23 nama Calon DPD RI Dapil Sulsel. Tiga di antaranya berstatus sebagai petahana yaitu Andi Muhammad Ihsan, Andi M Iqbal Parewangi dan Ajiep Padindang.

Salah satu penantang, Nusrah Azis mengaku tak khawatir dengan nama besar dan popularitas petahana yang bertarung di Dapil Sulsel. “Saya cukup percaya diri saja, siapa pun yang bersaing, saya pasti bisa memenangkan persaingan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan KTP saat pencalonannya tersebar di 13 kabupaten/kota dengan jejaring komunitas tim pemenangan. “Kita juga punya basis dukungan,” katanya.

Sebelumnya, Calon DPD nomor urut 31, Moh Roem juga sangat percaya diri merebut hati pemilih. Dengan berbekal pernah menjadi pimpinan DPRD Sulsel, maka target menjadi anggota DPD akan terpenuhi.

Ia menyebut sosialisasi sebagai calon senator terbilang mudah ketimbang pengalamannya memperkenalkan diri sebagai calon anggota legislatif. Masyarakat, kata dia lebih terbuka terhadap calon senator ketimbang calon anggota DPR atau DPRD. “Dan Alhamdulillah masyarakat welcome terhadap saya,” ujar Moh Roem. (*)


div>