KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Perayaan Imlek di Klenteng Xian Ma Digelar Sederhana

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 10 Februari 2018 10:30
Perayaan Imlek di Klenteng Xian Ma Digelar Sederhana

SAMBUT IMLEK. Petugas melakukan pembenahan klenteng Xiang Ma, Jl Sulawesi, Makassar, beberapa hari yang lalu.ZULKIFLI/RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Persiapan jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2569 berdasarkan penanggalan kalender Cina yang akan dilaksanakan oleh warga Tionghoa di Kota Makassar akan jatuh pada tanggal 16 Februari mendatang. Berbagai persiapan pun mulai dilaksanakan.

Salah satunya adalah para pengurus Klenteng melakukan persiapan. Tak terkecuali dengan para pengurus yang ada di Klenteng Xian Ma. Tepat pukul 11.00 siang Wita, tampak empat orang berada di depan Klenteng sibuk memasang lampu hias khas warga Tionghoa.

Dibagian dalam Klenteng Xian Ma, pengunjung akan disambut oleh Patung Dewa Namo Maitreya dan ditengah-tengah pintu masuk terdapat sebuah wajan besar tempat dupa. Sehinga ketika pintu dibuka akan tercium aroma dupa dengan bau yang khas disepanjang jalan masuk.

Untuk diketahui, Klenteng Xian Ma merupakan Klenteng terbesar di Kota Makassar. Para pengurus memanfaatkan beberapa hari untuk ritual cuci patung dewa-dewi. Hal itu diungkapkan oleh Humas Klenteng Xian Ma Makassar, Robbyanto Rusli.

Ia mengaku ada sekitar 120 patung yang dibersihkan menggunakan air kembang yang terdapat dilima lantai pada Klenteng Xian Ma.

“Lozhu atau tetua bagi warga Tionghoa yang ditunjuk khusus juga mengganti pakaian patung dewa-dewi yang sudah dibersihkan. Terutama patung Dewi Xian Ma, yang merupakan patung dewi utama di klenteng ini,” kata, Robby Jumat, (9/2).

Menurutnya, sejak dua hari yang lalu, sejumlah Lozhu atau warga Tionghoa yang ditunjuk khusus, melakukan pembersihan patung termasuk patung dewa dewi di Klenteng.

Ia menambahkan, selain membersihkan patung, Lozhu juga mengganti pakaian patung dewa dewi diantaranya Patung Dewi Xian Ma patung Dewi utama di Klenteng selama empat hari. Untuk membersihkan patung, Lozhu menggunakan air kembang yang sebelumnya sudah didoakan.

“Kita mandikam dewa dewi, diganti bajunya ini hari ketiga kemarin di lantai lima dan puncaknya hari Sabtu (hari ini),” ungkapnya.

Ia menilai, salah satu cara untuk menyambut perayaan Imlek adalah dengan melakukan cuci dan ganri baju patung Dewa-Dewi. Ia juga mengaku untuk perayaan Imlek 2569 akan dilaksanakan lebih sederhana karena adanya beberapa faktor.

“Imlek tahun ini, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumya, namun untuk tahun ini mungkin tidak terlalu meriah, Imlek tahun ini akan sederhana karena berbagia faktor, diantaranya adalah karena bertepatan tahun politik dan adanya krisis diantara warga Tionghoa,” pungkasnya. (*)


div>