KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Perempuan Jangan Takut Berpolitik

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 11 April 2016 15:07
Perempuan Jangan Takut Berpolitik

foto:rakyatsulsel.com

MEMBAHAS politik bagi sebagian orang mungkin sesuatu yang menyebalkan. Namun, bagi Hj. ST. Muhyina Muin, politik merupakan sesuatu yang mulia bila dilakukan sesuai hirarkinya. Boleh jadi, beragamnya persepsi dan pandangan orang tentang politik membuatnya ingin tahu lebih dalam eksistensi politik.

Makanya, perempuan kelahiran Makassar 4 Oktober 1975 ini memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Ia mengaku jika pandangan politik itu tergantung dari persepsi masing-masing orang, tergantung manusianya politik itu akan dibawa kemana.

Pemahaman politik haruslah diketahui terlebih dahulu sebelum terjun didalamnya, arah dan tujuannya apa kita berpolitik. Intinya kita berpolitik untuk mengeksplorasi kemampuan kita dalam segala hal untuk melakukan sebuah perubahan kearah yang lebih baik lagi. Alasan inilah yang kemudian membuat dirinya bisa bertahan, dan tetap berkecimpung di dunia politik, meskipun sempat gagal pada Pemilihan Wali Kota Makassar pada tahun 2013 lalu.

Politik itu memiliki tujuan untuk kebaikan, apakah untuk memajukan, mensejahterakan masyarakat, ataupun untuk mengembankan sesuatu, Disinilah politik berperan sebagai pondasi sehingga itu bisa diwujudkan.

Tidak banyak kaum hawa yang ingin terjun kedunia politik, mungkin karena mereka tidak faham dengan politik atau apalah, namun Ibu Uji—panggilan akran Hj. ST Muhyina Muin ini, dengan keberanian serta tekad yang kuat mampu menjalani itu, meskipun terkadang harus terjatuh.

“Jangan takut untuk berpolitik ataupun merasa tabu dengan politik, selama itu dibawah kearah yang positif, tentunya akan menjadi lebih baik, sama halnya dibidang lain, jika diarahkan kearah yang negatif tentunya juga akan menghasilkan hal-hal yang negatif,”

[NEXT-RASUL]

Ia pun meyakini ungkpan tersebut, bahwa keputusan berkiprah dikancah politik setelah mengetahui arti politik yang sesungguhnya, merupakan suatu konsekuensi yang harus dilaluinya. Dia mengaku modal kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu pemicu untuk lebih eksis lagi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Dia mengungkapkan, tantangan yang dilaluinya dalam mewujudkan impiannya berkecimpung di dunia politik merupakan konsekuensi dari sebuah perjuangan dan cita-cita mulia untuk memperjuangkan kepentingan rakyat yang butuh perlindungan sekaligus pendewasaan dalam politik. Menurutnya, banyak hal yang perlu diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat.

Dia juga mengaku kunci sukses terbesar bisa bertahan di dunia politik adalah dukungan keluarga. Dengan perjuangan keras dan kepercayaan dari masyarakat akhirnya, berhasil terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Makassar pada periode 2009-2014.

Izin dari orang tua, dan sepengetahun suami serta anak-anak menjadi support terbesarnya dsalam dunia politik, Dukungan terbesar datang dari suaminya yang berlatar belakang pengusaha yang kemudian mendaulatnya untuk terjun kedunia politik , serta maju pada pemilihan legislative 2009. Saat itu sang suami melihat potensi untuk untuk itu ada pada dirinya.

Setelah ada didalam dunia politik, Ia mengaku banyak sekali tantangannyaa, dalam arti kata seorang perempuan itu tidak mudah, karena aia harus berbagi waktu, berbagi pikiran, dan juga tentunya harus seizin dari keluarga. Tidak gampang dirinya bisa berada pada posisi yang seimbang, sebagai ibu rumah tangga yang baik, yang bisa eksis diluar khususnya di bidang politik.

Tetapi, dirinya secara pribadi mengatakan, apapun itu, kalau merupakan tantangan ia tidak akan mundur sebagai politisi yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Baginya berpolitik itu harus ia lakoni dengan enjoy, terus menerus melakukan suatu gebrakan, bagaimana untuk kemajuan, apapun akan ia lakukan khususnya di jalur politik, misalnya ikut pemilihan wali kota, dan sekarang ia-pun di percaya sebagai ketua harian Partai Golkar Sulawesi Barat.

[NEXT-RASUL]

Jika ada yang mendengar cerita awal perjalanan karirnya di dunia politik, pasti orang mengira itu semua adalah kebetulan. Namun tidak demikian adanya. Meski dengan latar belakang pendidikan bukan politik, namun semuanya itu bukanlah kebetulan. Karena prinsip hidup Ibu

Uji adalah tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua sudah diatur oleh Allah SWT.
sejak kecil dirinya sudah dididik untuk memiliki kepekaaan terhadap lingkungan. Tidak pernah diajari untuk menjadi manusia apatis. Kalau melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya, pasti ia akan bergerak untuk melakukan perubahan.

Jangan pernah pasrah dengan fakta, ubahlah fakta itu sehingga berkesusaian dengan dengan mimpi yang engkau miliki. Inilah jati diri seorang Muhyina Muin, seorang politisi perempuan yang pantang menyerah, terus berjuang untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik kedepan. (***)


Tag
  • muhyina muin
  •  
    div>