KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Peringati 11 September, Dipersiapkan Menjadi Aksi Bom Bunuh Diri

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 13 September 2012 11:10
Peringati 11 September, Dipersiapkan Menjadi Aksi Bom Bunuh Diri

Pengamat Pengamat Hukum Dan Kepolisian, Marwan Mas

Pengamat Pengamat Hukum Dan Kepolisian, Marwan Mas

RAKYAT SULSEL Penemuan granat nanas di Kabupaten Maros, tidak ada hubungannya sama sekali dengan Pemilukada. “Para teroris kan memiliki organik atau sel di Sulsel, sebab, dalam penemuan BNPT ada pelatihan-pelatihan aksi terorisme di Siwa Sengkang beberapa saat silam,” kata pengamat hukum dan kepolisian, Marwan Mas.

Menurutnya, para jaringan teroris tentu menjadikan (Pemilukada) ini hanya sebagai momentum, supaya ada pengalihan perhatian terutama kepada mereka. Dan, katanya, supaya ada kesan bahwa kejadian ini bukan dari mereka yakni teroris, namun bagian dari pilkada di Sulsel. Padahal, sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Pemilukada.

Berikut wawancara dengan Marwan Mas.

 

+  Bagaimana anda melihat penemuan granat di Maros beberapa hari lalu?

-  Perlu saya jelaskan sebelumya bahwa penemuan granat oleh seorang warga yang dimaksudkan untuk bandara, namun sebelumnya ada razia senjata api oleh Polres Maros.

 

+ Ada hubungannya dengan eskalasi politik yang sedang hangat saat ini di Sulsel?

– Jika melihat rangkaiannya, itu tidak ada hubungannya dengan pilkada. Para teroris kan memiliki organik atau sel di Sulsel. Sebab, dalam penemuan BNPT ada pelatihan-pelatihan aksi terorisme di Siwa Sengkang beberapa saat silam.

 

+ Jika bukan untuk memicu eskalasi politik, jadi apa kira-kira motivasi di balik keberadaan granat ini?

-  Para jaringan teroris tentu menjadikan ini hanya sebagai momentum, supaya ada pengalihan perhatian terutama kepada mereka, dan supaya ada kesan bahwa kejadian ini bukan dari mereka yakni teroris, namun bagian dari pilkada di Sulsel.

 

+ Tapi hingga saat ini, belum ada yang mengaku bertanggung jawab melakukan aksi itu?

-  Itu susahnya di Indonesia, tidak ada yang mengakui. Beda di luar negeri setiap aksi bom langsung ada yang bertanggung jawab. Namun saya lihat ini bukan berasal dari parpol atau simpatisan pilkada di Sulsel.

 

+ Jadi bagian dari terorisme?

-  Bisa jadi begitu, sebab kita harus ingat bahwa di Sulsel pernah terjadi aksi teror  di Mall Ratu Indah dan kasus di salah satu dealer mobil.

 

+ Terkait dengan 11 September, apakah ini bagian kerja teroris yang mengingatkan akan peristiwa itu?

-  Betul, ini bagian dari peringatan tentang 11 Septemebr,  sebab terorois ada di belakangnya. Jika kita melihat hasil penelitan oleh CIA tentu ada keterkaitan akan hal itu, sebab di penemuan granat yang di Jakarta yang hampir bersamaan dengan di Maros itu dipersiapkan menjadi aksi bom bunuh diri.

 

+ Jadi konspirasi apa yang sedang dimainkan?

-  Ini peringatan kepada polisi oleh teroris, sebab musuh utama teroris adalah polisi. Apalagi teroris sekarang berusaha untuk tetap eksis meski mereka tak memiliki dana yang besar, apalagi pasca Nurdin M Top, Imam Samudra dan Dr Azhari.

 

+ Harapannya?

-  Pemberantasan terorisme itu bukan hanya kewenangan polisi, namun menuntut keterlibatan kita semua, agar menjaga lingkungan. Misalnya aparat di kelurahan dan desa senantiasa menjaga lingkungannya, dan mestinya kita semua menjaga hal ini, berarti masyarakat telah berkontribusi. (arfa/D)


Tag
div>