SENIN , 15 OKTOBER 2018

Periode 2017, Jasa Raharja Parepare Telah Gelontorkan Santunan Rp 14.49 M

Reporter:

Editor:

Niar

Selasa , 05 September 2017 16:14
Periode 2017, Jasa Raharja Parepare Telah Gelontorkan Santunan Rp 14.49 M

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Tahun 2017, PT Jasa Raharja Cabang Parepare telah menggelontorkan santunan hingga Rp 14.49 miliar kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan di 11 daerah di wilayah kerjanya, seperti Barru, Parepare, Sidrap, Enrekang, Pinrang, Polman, Mamasa, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Mamuju Utara.

“Periode sampai dengan Agustus 2017, Jasa Raharja Perwakilan Parepare telah membayarkan santunan kepada korban kecelakaan angkutan penumpang umum dan kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp. 14.493.153.956,- atau mengalami kenaikan sebesar 47% bila dibandingkan dengan Periode sampai dengan Agustus 2016 sebesar Rp. 9.878.617.787,” ujar Abdillah, Kepala Cabang atau Perwakilan PT Jasa Raharja Parepare, Selasa, (5/9/2017).

Abdillah menguraikan, santunan periode sampai dengan Agustus 2017 tersebut, terdiri dari, santunan meninggal dunia sebesar Rp. 9.987.500.000, santunan luka-luka (biaya perawatan) sebesar Rp. 4.315.403.956, santunan cacat tetap sebesar Rp. 152.250.000, dan biaya penguburan sebesar Rp. 38.000.000.

Santunan Jasa Raharja kata Abdillah, mengalami kenaikan 100% pasca Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor No. 15 dan 16 Tahun 2017. Kenaikan santunan ini berlaku mulai 1 Juni 2017.

“Santunan meninggal dunia dibayarkan kepada ahli waris. Adapun ahli waris yang dimaksud yang menjadi skala prioritas adalah Janda atau Duda-nya yang sah, anak-anaknya yang sah, dan orang tua nya yang sah. Bila ketiganya tidak ada, maka diberikan biaya lenguburan kepada keluarga atau pihak yang menyelenggarakan penguburan,” paparnya.

Dalam memberikan santunan, Abdillah menuturkan, Jasa Raharja Parepare senantiasa memberikan santunan yang cepat dan tepat kepada keluarga korban. Pembayaran santunan kepada korban maupun ahli waris korban melalui transfer ke rekening rumah sakit atau rekening korban (bagi korban yang dirawat di Rumah sakit) atau ditransfer ke rekening ahli waris korban bagi korban yang meninggal dunia.

“Kecepatan pembayaran santunan ini sesuai dengan semangat PRIME Service Jasa Raharja. Dimana konsep PRIME adalah Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Emphati. Kemudian didukung sinergi dengan Kepolisian, Rumah Sakit, BRI, Dinas Perhubungan dan mitra terkait lainnya. Untuk itu, Jasa Raharja menghimbau kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan untuk segera melaporkan kejadian kecelakaan kepada Kepolisian terdekat atau kepada Petugas Jasa Raharja di Samsat terdekat,” pungkasnya. (nia)


div>