RABU , 22 AGUSTUS 2018

Perketat Pengawasan Orang Asing, Pemkot dan Imigrasi Makassar Bentuk Timpora

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 31 Maret 2018 11:00
Perketat Pengawasan Orang Asing, Pemkot dan Imigrasi Makassar Bentuk Timpora

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kota Makassar sebagai pintu gerbang dikawasan Indonesia timur, tentunya memiliki posisi yang sangat strategis sebagai transit orang asing maupun barang jasa dari berbagai daerah, sehingga diperlukan pengawasan ketat dari pihak pihak terkait.

Untuk mengantisipasi kegitan orang asing dan berbagai kegiatan lainnya agar tidak menimbulkan hal hal yang negarif, khususnya di wilayah Makassar dan daerah lain. Kantor Imigrasi kelas 1 Makassar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dan beberapa daerah lainnya di Sul Sel menggelar rapat Koordinasi dan pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang digelar di Ball Room Sandeq Hotel Grand Claron Jalan A.P Pettarani No 3 Makassar.

Dalam sambutannya Plt Walikota Makassar Syamsu Rizal yang dibacakan Plt Sekda Kota Makassar H. Baso Amiruddin mengutarakan bahwa, pembentukan Timpora
adalah untuk pengawasan kepada orang asing selama mereka berkunjung atau melakukan aktifitas di wilayah masing masing Kabupaten kota di SulSel.

“Timpora yang dibentuk nantinya akan mendeteksi dan pengawasi kegiatan orang asing tersebut sehingga bisa dikontrol selama melakukan aktifitasnya,” ucapnya

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Makassar A. Pallawarukka untuk lebih memperketat pengawasan orang asing, haruslah terjalin koodinasi yang baik antara masing masing daerah, untuk itu perlunya Tim pora dibentuk di tingkat Kabupaten/ Kota.

“Dengan dibentuknya timpora di tingkat kabupaten kota , pengawasan akan semakin ketat. Keberadaan Warga asing serta aktifitas mereka makin mudah dipantau dan diketahui karena lebih banyak yang mengawasi,” terangnya

Hal senada diungkapkan Kaharuddin Kepala Divisi Keimigrasian Kemenhukam Sulsel perlunya informasi dan koordinasi terkait keberadaan warga asing yang berkunjung kedaerah kita.

“Dengan melakukan koordinasi antara daerah segala aktivitas WNA diluar ketentuan apalagi menyalahi aturan yang ada kami akan bertindak dengan melibatkan unsur TNI, kepolisian Kejaksaan dan instansi terkait,” jelasnya

Dalam kesempatan tersebut
Rapat koordinasi Timpora diikuti Kabupaten Kota. Antara lain, Kota Makassar Kabupaten Pangkep, Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kabupaten Kepulauan Selayar

Para peserta rapat koordinasi yang hadir diberikan pula bimbingan tehknik, tentang bagaimana pengawasan orang asing yang berkunjung kedaerah masing masing peserta. (rls)

 


div>