SELASA , 11 DESEMBER 2018

Perkindo Maksimalkan Penerbitan SBU dan KTA

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 05 April 2016 23:10
Perkindo Maksimalkan Penerbitan SBU dan KTA

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pengurus Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) mengoptimalkan organisasinya dalam menerbitkan Serifikat Badan Usaha (SBU) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) untuk konstruksi dan non konstruksi.

Hal ini menjadi perhatian serius Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkindo dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP Perkindo hasil Musyawarah Nasional (Munas) II Tahun 2016 masa bakti 2012-2017 dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkindo Seluruh Indonesia di Four Points By Sheraton Hotel Makassar, Senin (4/4) malam.
Hadir pada rapimnas ini, pengurus DPP dan 33 DPD seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perkindo, Ir Panguriseng MM, menjelaskan, dalam rapimnas ini menjadi ajang konsolidasi antara DPP dengan DPD seluruh Indonesia dalam meningkatkan pelayanan pengurusan SBU dan KTA konstruksi dan non konstruksi.

“Pengurusan SBU dan KTA ini sangat penting terus dimaksimalkan, apalagi menghadapi musim proyek, baik itu proyek pemerintah maupun swasta,” terangnya.

Panguriseng yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulsel, menjelaskan, rapimnas ini juga sebagai wadah mempersiapkan diri mengikuti rekrutmen menjadi kelompok unsur di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) di tingkat pusat dan LPJK Provinsi seluruh Indonesia untuk masa bakti 2016-2020.

“Mengikuti rekrutmen menjadi kelompok unsur di LPJKN dan LPJK Provinsi ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Seperti kepengurusan harus legitimate dengan telah terlaksananya munas dan Musyawarah Daerah (Musda) di daerah, memiliki standar keanggotaan, melakukan pembinaan anggota, dan lainnya,” jelas Panguriseng.

“Target kita sebanyak mungkin unsur Perkindo menjadi wakil di LPJKN dan LPJK Provinsi seluruh Indonesia. Saat ini, Perkindo sudah memiliki 33 DPD di seluruh Indonesia dan dengan jumlah anggota 3.500 badan usaha jasa konsultan,” tambahnya.

Wakil Ketua LPJK Provinsi Sulsel, Rahman Iskandar, yang menghadiri Rapimnas Perkindo ini, menjelaskan, tahun 2016 ini, makin besar anggaran disiapkan pemerintah di bidang pembangunan. Ini sekaligus menjadi peluang yang sangat besar bagi pelaku jasa konstruksi maupun jasa konsultan.

“Dan tentunya dibutuhkan kesiapan pelaku jasa konstruksi maupun jasa konsultan. Oleh karena itu, dibutuhkan dinamisasi dan soliditas para pelaku pelaku jasa konstruksi maupun jasa konsultan,” terangnya.

Sementara, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulsel, DR Abd Haris SH, yang membuka Rapimnas Perkindo ini, menjelaskan, keberadaan Rapimnas Perkindo sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi. Terutama melahirkan program kerja dan bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan pengguna jasa.

“Kesiapan tenaga konsultan sangat dibutuhkan terutama menghadapi persaingan yang semakin ketat. Apalagi, dengan diterapkannya pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” terangnya.


Tag
  • Perkindo
  •  
    div>