RABU , 12 DESEMBER 2018

Permendagri Batalkan Bantuan SPP Gratis bagi Mahasiswa Lutim

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 21 Desember 2016 16:38
Permendagri Batalkan Bantuan SPP Gratis bagi Mahasiswa Lutim

int

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler pasrah, niat baiknya untuk memberikan bantuan SPP gratis bagi seluruh Mahasiswa asal Luwu Timur (Lutim) tahun 2017 mendatang, batal.

Pasalnya, Permendagri No 14 tahun 2016 melarang bantuan tersebut.

“Kita sudah menganggarkannya sebesar Rp 20 Miliar di APBD 2017. Tiba-tiba ada Peraturan Mendagri yang baru keluar dan melarang bantuan seperti itu, saya pasrah, padahal itu program proritas saya,” ujar Husler saat dikonfirmasi dirumah Dinasnya, Rabu (21/12).

Permendagri No 14 tahun 2016 tersebut tentang perubahan kedua atas Peraturan Mendagri RI dengan Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah.

Padahal anggaran yang sudah disediakan sebesar Rp 20 Miliar tersebut untuk Lima Ribu Mahasiswa Lutim yang kini kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan, pemerintah daerah juga sudah rampung melakukan verifikasi jumlah mahasiswa yang akan menerima bantuan SPP gratis tersebut.

Terbitnya, Permendagri baru ini membuat Bupati Lutim tidak bisa berbuat apa-apa, ia tidak bisa melanggar aturan tersebut karena resiko hukumnya jelas, “Bayangkan kalau saya tetap paksakan program ini jalan sama artinya saya menjerumuskan diri saya sendiri dan masyarakat saya kepenjara, karena indikasinya Korupsi. Korupsi itu pemberi dan penerima sama-sama dinyatakan bersalah,” papar Husler.

Program ini saya cetuskan bersama wakil Bupati Irwan Bachri Syam, sebelum Pilkada dan sebelum terbitnya Permendagri yang baru, waktu itu bantuan sosial seperti ini tidak dilarang. Namun, tanpa diduga sekarang terbit aturan baru yang melarangnya.

“Kami ingin berbuat baik, tapi negara lewat peraturan barunya yang melarang, sebagai warga yang sudah pasti saya taat aturan,” pungkas Husler.

Padahal target pemerintah, dengan adanya bantuan SPP gratis bisa membantu para orang tua di Lutim untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka ke prguruan tinggi agar bisa lulus sarjana, dengan harapan warga Lutim memiliki daya saing yang berkualitas dalam menghadapi era persaingan bebas ini.

Dalam permendagri yang baru ini tetap mengakomodir bantuan sosial,berupa Beasiswa berprestasi dan bantuan basiswa yang kurang mampu. (Baim)


div>