SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Persebaya Fokus Laga Perdana tanpa Rachmat Afandi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 17 April 2017 12:05
Persebaya Fokus Laga Perdana tanpa Rachmat Afandi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM -Tiga hari lagi, Persebaya Surabaya mengawali langkahnya di grup 5 Liga 2. Klub kebanggaan Kota

Pahlawan itu mendapat jatah sebagai tuan rumah menjamu Madiun Putra di Gelora Bung Tomo pada Kamis (20/4). Makanya, kini fokus

latihan mereka berupa pengondisian menuju kickoff.

Bahkan, pada Minggu (16/4) yang biasanya diliburkan, para pemain tetap berlatih di Lapangan Persebaya, Surabaya. Menurut Pelatih

Persebaya Iwan Setiawan, progres latihan para pemainnya akan terus meningkat hingga H-1 atau jajal lapangan.

Ada satu hal lagi yang menjadi fokus pelatih asal Medan itu. Yakni, memberi Ridwan Awaludin posisi baru sebagai stoper alias bek tengah. Hal

tersebut diterapkan Iwan sejak menjamu dua klub internal dalam uji coba.

’’Itu memang posisi baru bagi saya. Menurut saya, ada beberapa kelebihan dan kekurangan tersendiri. Salah satu kelebihannya adalah saya

lebih banyak ruang untuk membangun serangan dengan umpan-umpan panjang,’’ ucap eks gelandang PSS Sleman tersebut.

Di sisi lain, Rachmat Afandi tiba kembali di Surabaya. Striker yang hampir sebulan absen karena cedera itu mengaku kondisinya lebih baik saat

ini. Namun, ketika disinggung mengenai kans tampil di pertandingan pertama, penyerang 33 tahun tersebut mengaku belum siap. Sebab, baru

hari ini dia melakukan pemeriksaan terhadap lutut kirinya yang cedera.

’’Kalau untuk jalan, sudah bisa. Tapi, untuk jogging perkiraan baru bisa dua pekan lagi,’’ kata Rachmat Afandi.

Eks penyerang Persija Jakarta tersebut menderita robek pada meniscus-nya. Dia absen bergabung bersama rekan setim untuk latihan sejak 28

Maret. Pertandingan terakhirnya bersama Persebaya adalah Homecoming Game (19/3).

Dokter tim Rachmat Arisatoto mengaku masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan penyembuhan paling tepat bagi Afandi. ’’Kami

akan melakukan tes MRI. Kami mengusahakan upaya terbaik untuk kesembuhan Afandi,’’ kata pria 49 tahun itu.

 

sumber: www.jawapos.com

 


div>