SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Pertama Kali Digelar di Luar Pulau Jawa

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 07 Agustus 2017 09:44
Pertama Kali Digelar di Luar Pulau Jawa

ASEP/RAKYATSULSEL/D JALAN SEHAT HAKTEKNAS. Menristekdikti Mohammad Nasir, bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, mengikuti Jalan Sehat Hakteknas ke-22, di depan Monumen Mandala, Jl Jend Sudirman, Makassar, Minggu (6/8).

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Gubernur Sulawesi selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menikmati Minggu pagi bersama Menristekdikti Mohammad Nasir dengan jalan sehat di Pantai Losari bersama kurang lebih 20.000 orang peserta Jalan Sehat Hakteknas ke-22 – Makassar Car Free Day (CFD), Minggu (6/8).

Peserta jalan sehat dilepas langsung Mohamad Nasir, Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.

Para peserta  berasal dari eselon I di lingkup Kemenristekdikti, para Rektor PTN/PTS/Pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Makassar, SKPD Provinsi Sulsel dan Kota Makassar serta diikuti pula oleh para dosen, mahasiswa, pelajar dan kurang-lebih 40 komunitas yang ada di Sulsel.

Acara dimulai tepat pukul 06.00 Wita. Adapun rute yang dilalui, start dari Monumen Mandala, Jalan Sudirman, Jalan Karunrung, Jalan Arif Rate, Jalan Haji Bau, Jalan Rajawali, Jalan Penghibur dan finis di Anjungan Losari. Dengan total tempuh 3,4 KM.

Menristekdikti Mohammad Nasir mengatakan, Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 tahun 2017 adalah pertama kali diselenggarakan di luar Pulau Jawa dan memilih Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan sebagai lokasi puncak pelaksanaan Hakteknas ke-22.

“Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi dengan garis pantai terpanjang di Indonesia. Pelabuhan Makassar adalah pintu gerbang laut Indonesia Timur, memiliki pelabuhan perikanan rakyat besar dengan dinamika pembangunan di pesisir yang paling tinggi di Indonesia,” kata Mohammad Nasir.

Menurutnya, peringatan Hakteknas tahun ini diselenggarakan untuk menghargai seluruh komponen bangsa dalam menguasai, memanfaatkan dan mengembangkan iptek dan inovasi.

“Selain itu, untuk membangkitkan daya kreasi dan inovasi anak bangsa serta menunjukkan keberhasilan dan prestasi yang membanggakan. Baik di bidang iptek dan inovasi berbasis maritim yang dihasilkan oleh lembaga litbang, perguruan tinggi, dunia usaha/industri dan komunitas/pegiat iptek dan inovasi,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Adapun Hakteknas merupakan salah satu hari bersejarah nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus berdasarkan Keputusan Presiden No. 71 Tahun 1995. Sejarah kebangkitan teknologi nasional berawal dari keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung.

Dirjen Penguatan Inovasi, Jumain Appe selaku ketua umum peringatan Hakteknas 2017 melaporkan, jika di sepanjang area Makassar CFD, ditampilkan berbagai produk inovasi teknologi antara lain, tanam serentak teknologi dari IPAT-BO, produk coklat dan kopi dari Unhas, Robot Tari dari Poltek Ujung Pandang.

Ada juga sepeda motor listrik roda 3, drone balap dan hidroponik dari UNM, krim antangan, mineral facial mist, tea bag, aromatheraphy dari STIPA, robot pemadan api dari STIMIK Handayani, alat terapi microcontroler dari Universitas Sawerigading, gyro extreme, viscositas cairan, penyelam cartesian, roket air, hukum archimedes dan demo sains dari PP Iptek Jakarta, tank scorpion, demo statis panser anoa amphibious dari PT Pindad.

Sekretaris Umum peringatan Hakteknas 2017, Ophirtus Sumule menjelaskan bahwa di sepanjang rute CFD juga dimeriahkan oleh stand komunitas, antara lain Makassar Go Community, Shot Photography Scool, Earth Hour Makssar, Komuintas Sepeda Tua, Zona Scooter, Kokaro, Teh Sosro dan Bank Mandiri. (ash/D)


Tag
  • Hakteknas 22
  •  
    div>