MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Menurun

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 09 Februari 2016 14:40

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pertumbuhan ekonmi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan pada 2015. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu’mang menyebutkan, penurunan tersebut dari 7.54 persen pada 2014 menjadi 7.15 pada 2015.

“Yang aneh itu nilai ekspor menurun, tetapi volume ekspor meningkat. Kalau begini kan berarti ada msalah di luar, misalnya daya beli nikel yang turun,” ungkapnya, Senin (8/2).

Agus menuturkan, salah satu langkah yang dilakukan pihaknya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi adalah menjaga daerah tujuan ekspor hasil laut Indonesia yang 59.9 persen ke Jepang.

“Ini yang harus kita jaga. Maka, seperti di Pangkep, kita harus dorong aktivitas di pulau-pulau. Begitu pun, di Jeneponto didorong aktivitas di pesisir. Ini juga untuk menekan anga kemiskinan,” ujarnya.

“Semua mengalami penurunan. Mudah-mudahan di 2016, ekonomi lebih bagus,” tambah Agus.

Sementara Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Sulsel Abdul Haris optimistis, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2016 bisa lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Sebeb, kata dia, handicap yang dialami pada 2015 tidak terjadi tahun ini.

Ia menyebutkan tiga handicap yang dialami tahun lalu, yakni pelemahan ekonomi global, devaluasi yuan mata uang Cina, dan el nino yang terjadi mulai Mei hingga Desember.

“Langkah-langkahnya yang kita lakukan sudah terlihat pada APBD 2016 yang lebih fokus ke pertanian, industri, dan kemaritiman. Mudah-mudahan ini bisa memicu peningkatan ekonomi,” demikian Haris.


div>