JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Perubahan Nama Dua Jalan Tunggu SK Wali Kota

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 26 April 2017 10:46
Perubahan Nama Dua Jalan Tunggu SK Wali Kota

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perubahan nama sejumlah ruas jalan di Kota Makassar saat ini tengah direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Selain nama-nama mantan Presiden RI yang direncanakan akan menjadi nama salah satu jalan, Pemkot Makassar juga mengajukan dua nama pahlawan nasional asal Sulsel.

Nama pahlawan tersebut dipersiapkan untuk mengganti nama Jl Landak Baru yang akan berubah menjadi Jl Andi Djemma, yang pada masanya merupakan Datu Luwu. Pada tahun 2002 lalu telah dinobatkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden RI Megawati Soekarno Putri.

Kemudian, Jl Kakatua juga akan berubah nama menjadi Jl Pajonga Dg Alle, yang merupakan pahlawan nasional asal Kabupaten Takalar, Sulsel. Patung Pajongan Dg Alle pun sejak dahulu telah dibangun di areal Taman Kota yang berlokasi di Jl Sam Ratulangi-Kakatua.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Imran Mansyur mengatakan kepastian perubahan nama jalan menggunakan nama dua pahlawan nasional tersebut masih menunggu diterbitkannya surat keputusan (SK) wali kota. Saat ini tengah diproses oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Kota Makassar.

“Baru dua nama jalan itu yang sementara diproses. Tapi itupun sebenarnya belum pasti. Sebab, perubahan nama jalan ada mekanismenya yang harus dilewati, tapi kalau SK dari wali kota saat ini tengah diproses,” ungkap Imran.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemkot Makassar, Umar membenarkan surat keputusan perubahan kedua nama jalan tersebut kini sementara berproses di Bagian Hukum Pemkot Makassar. Usulan perubahan nama jalan tersebut telah mengantongi persetujuan dari DPRD Makassar.

“Kita sudah menggelar rapat terkait itu. SK perubahannya akan dibuat oleh bagian hukum. DPRD juga sudah oke, pak Wali juga sudah memberikan instruksinya. Memang ada beberapa yang akan diganti menggunakan nama-nama mantan presiden RI, tapi yang sementara berproses itu dua nama pahlawan nasional itu,” terangnya. (***)


div>