MINGGU , 27 MEI 2018

Perwali Minyak Jelantah Akhirnya Rampung

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 23 Maret 2018 10:00
Perwali Minyak Jelantah Akhirnya Rampung

kantor balaikota (ist)

* Tinggal Tunggu Tanda Tangan Danny

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar telah merampungkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Minyak Jelantah. Hanya saja, perwali ini masih menunggu Wali Kota Non Aktif, Moh Ramdhan Pomanto menyelesaikan masa cutinya.

Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan Disperindag, Kota Makassar, Syahruddin mengatakan bahwa perwali minyak jelantah sudah dikaji dan berhasil dirampungkan. Kini hanya menunggu tanda tangan dari Wali Kota Makassar. “Sudah rampung, sisa kita tunggu Pak Danny selesai cuti,” singkat Syahruddin, Kamis (22/3) kemarin.

Ia mengatakan poin penting dalam uji publik tersebut adalah bagaimana minyak jelantah ini tidak kembali dikonsumsi masyarakat, meski minyak tersebut tidak mengandung B3 (bahan berbahaya dan beracun).

“Jadi minta jelantah itu bukan bagian dari B3, tetapi minyak jelantah itu masih dapat digunakan kembali dengan melalui rekayasa biodiesel, seperti pembuatan sabun dll, nah ini yang kemudian kita atur kembali,” lanjutnya.

Perlunya pemerintah menerapkan perwali minyak jelantah lantaran masih banyak masyarakat maupun pelaku usaha yang masih menggunakan minyak tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal sejatinya minyak memiliki titik jenuh, dimana jika sudah tidak bisa dikonsumsi namun masih tetap dikonsumsi, bisa menyebabkan penyakit kanker dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Makassar, Umar mengatakan bahwa Perwali Minyak Jelantah telah rampung sejak Februari lalu. Namun tetap masih perlu dilakukan Uji Publik untuk memastikan perwali ini diketahui oleh masyarakat Kota Makassar.

“Perwali minyak jelantah kemarin sudah kita rampungkan, tapi ada satu persyaratan teknis yang belum terpenuhi yaitu Pak Danny meminta uji publik secara besar-besaran karena terkait minyak jelantah melibatkan banyak orang mulai dari produksi, pengguna dan pemanfaatan,” ujar Umar.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dari pimpinan baik Plt Wali Kota, Syamsu Rizal atau Wali Kota Non Aktif, Moh Ramdhan Pomanto selesai cuti.

“Kita tunggu dulu, kan DPA belum normal jadi kalau sudah normal kita siap laksanakan (Uji Publik) kalau itu diperintahkan. Saya kira biar belum berakhir masa cuti pak danny kita bisa laksanakan tergantung pimpinan,” lanjutnya. (*)


div>