JUMAT , 19 JANUARI 2018

Pesan Jokowi ke Polri-KPK Usai Penangkapan Bambang Widjojanto

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 23 Januari 2015 17:18
Pesan Jokowi ke Polri-KPK Usai Penangkapan Bambang Widjojanto

int

BOGOR, RAKYATSULSEL.COM –  Presiden Joko Widodo meminta Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bergesekan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Hal itu Jokowi sampaikan kepada Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti dan Ketua KPK Abraham Samad dalam pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, pukul 15.30 WIB, Jumat (23/1/2015).

Jokowi menyampaikan dua hal kepada pimpinan Polri dan KPK.

“Pertama, saya minta kepada Polri dan KPK memastikan proses hukum yang ada objektif dan sesuai aturan undang-undang yang ada,” kata Jokowi.

“Kedua, saya sampaikan agar institusi Polri dan KPK tidak terjadi gesekan dalam menjalankan tugas masing-masing,” tambahnya.

Pagi tadi, Badan Reserse Kriminal Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Depok, Jawa Barat. Sementara sebelumnya, KPK menetapkan calon kapolri Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan rekening mencurigakan.

Bambang ditangkap dengan dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi untuk kasus sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada 2010.

Kasus ini, dilaporkan masyarakat ke Bareskrim pada 15 Januari 2015. Bambang ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 242 junto Pasal 55 KUHP. Bambang terancam hukuman tujuh tahun penjara.  (lptonl)


div>