SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Pesan Khusus Jokowi ke SYL

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 14 Juli 2017 11:28
Pesan Khusus Jokowi ke SYL

ASEP/RAKYATSULSEL/D JOKOWI BUKA HARKOPNAS. Presiden RI Joko Widodo, didampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid, membuka Peringatan Hari Koperasi Nasional yang ke-70 di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (12/7).

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi ) memberi petunjuk khusus kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, saat kunjungannya di Makassar untuk menghadiri Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70.

Orang nomor satu di Indonesia itu memberi arahan kepada Komandan–julukan Syahrul Yasin Limpo untuk bisa menggenjot proyek pengerjaan kereta api Makassar-Parepare.

Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Syahrul. Dia mengaku, jika Presiden Jokowi mempertanyakan progres kereta api, Jokowi berharap jika 2019 mendatang sudah bisa dimanfaatkan.

“Pak Presiden berharap tahun depan proyek kereta api sudah dimanfaatkan secara maksimal, khusunya kepada pengangkutan semen dan batu bara dari pelabuhan di Barru,” ungkap SYL, Kamis (13/7).

SYL juiga diminta untuk terus melakukan koordinasi dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi terkait pemakaian anggarannya.

“Olehnya itu, beliau (Jokowi, red) meminta saya terus berkoordinasi dengan Menhub, dan intansi terkait. Agar kami konsentrasi untuk menyelesaikannya. Ituharus cepat selesai supaya ada manfaatnya dan menghasilkan uang kepada negara,” tutur Syahrul.

[NEXT-RASUL]

Syahrul menambahkan, untuk anggaran saat ini masih menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan, progres pembangunan rel kereta api Trans Sulawesi tersisah 20 kilometer. “Tapi paling tidak, tiga jembatan dan satu jalan layang sudah jadi dan sudah dimanfaatkan,” serunya.

Agus menambahkan, selama¬† 2017 ini saja, akan dibebaskan lahan tahap kedua sebanyak 623 bidang dari 1.411 bidang untuk jalur Barru ke Parepare. “Karena area ini dulu yang akan dimanfaatkan pada 2019,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan,¬† pembangunan rel kereta api dari Makassar ke Parepare sepanjang 145 km. “Sementara kita kembangkan 100 km, sehingga empat pabrik semen itu bisa terlayani dengan baik. Sehingga truk-truk pengangkut tidak menggangu dan merusak jalanan,” terangnya.

Diketahui, pada 2017 ini, angaran pembangunan rel kereta api di Sulawesi Selatan disiapkan Rp1,2 triliun dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Tidak hanya untuk tahun ini, 2018 juga disiapkan anggaran sebesar Rp6 triliun. Sehingga 2019 nanti rel kereta api tersebut sudah bisa dimanfaatkan. (ash/D)


div>