SENIN , 17 DESEMBER 2018

Petani Alatengae Tuntut Pembagian Air yang Adil

Reporter:

Iskanto

Editor:

Sabtu , 29 September 2018 11:46
Petani Alatengae Tuntut Pembagian Air yang Adil

petani di Alatengae, Kecamatan Bantimurung, Maros, Jum'at (28/09/2018).

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Pembagian air harus adil, karena kita semua mau hidup. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang petani di Alatengae, Kecamatan Bantimurung, Maros, Jum’at (28/09).

“Air seharusnya dibagi dengan adil oleh pihak PU pengairan Maros, kalau begini tanaman kita bisa mati, apalagi kita sangat kekeringan di Alatengae,” ujar Nurdin.

Nurdin menjelaskan, jika kondisi pengairan lahan di Alatengae, khususnya pada irigasi teknis di BB2 itu tak pernah tercukupi. Hal itu akibat pembagian air yang tak adil dan kesepakatan antar petani yang dilanggar.

“Kita kekeringan kasihan, pembagian air tidak adil. Kita sudah mengalah, kita mau baku atur, tapi masalahnya kesepatan terkait pembagian air di antara beberapa petani ini tidak diindahakan, kesepakatan kemarin dilanggar, kalau BB1 di Bontosunggu itu dikasi air, kita juga di BB2 juga semestinya mendapatkan pasokan air yang cukuplah, kami juga paham jumlah air tidak memadai, tetapi yang kami tuntut itu pembagiannya itu harus adil, kita semua mau hidup,” bebernya

Terkait kesepakatan antar petani, Nurdin mengatakan, jika sebelumnya para petani pernah melakukan perjanjian untuk pembagian air yang adil. Namun ternyata dilanggar dan imbasnya ke lahan petani di Alatengae.

“Kesepakatan kami antar petani ini dilanggar, air yang disalurkan ke BB2 Pakalli itu sedikit sekali. Tanaman kita sudah banyak yang mati kasihan, intinya kita mau selamatkan lokasi di BB2, karena irigasi teknis tidak bisa diharapkan. Kita siap membantu irigasi ini dengan pompanisasi, supaya tidak terlalu memberatkan PU pengairan, tapi sekali lagi kami mohon agar pembagian air ini bisa adil,” tutupnya. (*)


Tag
div>