SELASA , 12 DESEMBER 2017

Peternak di Bawah Bendera Cahaya Mario Solid Dukung Fatmawati-Majid

Reporter:

Editor:

Muh Sophian AS

Senin , 27 November 2017 21:24
Peternak di Bawah Bendera Cahaya Mario Solid Dukung Fatmawati-Majid

Ratusan peternak dan mitra perusahaan ternak terbesar di Sidrap, Cahaya Mario Brother, solid mendukung dan siap memenangkan pasangan cabup-cawabup, Hj Fatmawati Rusdi-H Abd Majid di pilkada 2018 mendatang

SIDRAP,RAKYATSULSEL.COM – Ratusan peternak dan mitra perusahaan ternak terbesar di Sidrap, Cahaya Mario Brother, solid mendukung dan siap memenangkan pasangan cabup-cawabup, Hj Fatmawati Rusdi-H Abd Majid di pilkada 2018 mendatang.

Koordinator relawan Cahaya Mario (CM) 27, H Bahrul Appas menegaskan, ratusan peternak itu solid ke pasangan Fatmawati-Majid karena pasangan ini dianggap sebagai pasangan paling pas melanjutkan keberhasilan yang diraih H Rusdi Masse selama dua periode memimpin Sidrap. “Tidak ada alasan untuk tidak mendukung pasangan ini (Fatmawati Rusdi-Abd Majid). Mereka paling tahu mau kondisi masyarakat Sidrap. Terkhusus cabup Hj Fatmawati, yang selama menjabat Ketua TP PKK hampir 10 tahun terakhir, intens menemui warga. Termasuk peternak,” tegasnya, Senin malam (27/11).

Ia yakin, ratusan, bahkan ribuan pengusaha peternak rakyat akan sejalan dengan relawan CM 27 untuk memenangkan Hj Fatmawati-H Abd Majid.

Staf pengajar di Akademi Komunitas Negeri Sidrap itu menyebutkan, ada beberapa alasan pihaknya menjatuhkan pilihan ke pasangan ini. Pertama, Fatmawati punya pengalaman di tingkat Nasional, sebagai Anggota DPR RI, yang otomatis memiliki jaringan politik lokal dan pusat. Sedangkan wakilnya, Abd Majid, punya pengalaman panjang di birokrasi terutama pengelolaan anggaran.
Kedua, Fatmawati yang 10 tahun mendampingi RMS sebagai ketua TP PKK, setidaknya paling tahu ‘blue print’ arah pembangunan Sidrap. Demikian halnya Abd Majid yang terlibat langsung di penganggaran.
Ketiga, keduanya tentu saja didukung tokoh, komunitas, relawan hingga mayoritas partai politik.
“Alasan kami jelas, kami ingin pembangunan berlanjut dan tidak jatuh ke tangan orang yang tidak tahu ‘blue print’ pembangunan itu,” tandasnya. (*)


div>