SENIN , 23 JULI 2018

Picu Kegaduhan Saat Debat Publik, 3 Orang Pendukung FAS Diusir Keluar

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 19 Juni 2018 15:08
Picu Kegaduhan Saat Debat Publik, 3 Orang Pendukung FAS Diusir Keluar

int

PAREPARE, RAKSUL.COM– Debat publik ketiga atau pamungkas Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare, di Novotel Makassar, Senin, 18 Juni 2018, sempat diwarnai keributan.

Insiden dipicu oleh teriakan salah satu pendukung paslon nomor 2 FAS, saat Calon Wali Kota nomor 1, Taufan Pawe (TP) memberikan pertanyaan kepada FAS.

Taufan pun langsung menghentikan pertanyaannya. “Saya berhenti kalau diganggu,” kata Taufan kepada moderator Fauziah Erwin.

Fauziah kemudian memperingatkan kepada kedua pendukung paslon untuk tenang, jangan gaduh, dan membuat keributan.

Namun suasana di bawah forum mulai menegang saat kedua pendukung paslon saling memanasi. Puncaknya, ketika beberapa personel Polwan mendatangi dan meminta salah satu pendukung FAS bernama Makmur M Raona untuk keluar dari ruangan

Makmur sempat menolak, sehingga terpaksa digelandang paksa oleh personel Polwan. Selain Makmur, dua orang pendukung FAS lainnya dikeluarkan dari ruangan debat publik karena diduga menjadi pemicu keributan.

Moderator Fauziah Erwin beberapa kali memperingatkan kedua pendukung paslon untuk tetap terkontrol selama debat publik. “Kalau bisa tenang kita lanjutkan, tapi kalau tidak kita hentikan debat publik ini. Bapak Brimob, polisi tolong diawasi, siapa-siapa yang menjadi pemicu suasana untuk dikeluarkan dari ruangan,” pinta Fauziah.

Dalam enam sesi debat, sempat beberapa kali Fauziah menghentikan kegiatan, karena terganggu oleh suasana yang tidak kondusif.

Meski akhirnya, debat tetap berlangsung aman dan terkendali hingga selesai sekitar pukul 17.30 Wita. Atau selama dua jam, dimulai sekitar pukul 15.30 Wita. (*)


div>