RABU , 12 DESEMBER 2018

Pileg Rawan Perpecahan

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Rabu , 26 September 2018 08:10
Pileg Rawan Perpecahan

ilustrasi (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 nampaknya akan menjadi tahun politik yang tingkat kerawanannya sangat tinggi. Pasalnya, selain Pileg, masyarakat juga akan dihadapi Pemilihan Presiden (Pilpres).

Banyaknya calon legislatif (Caleg) yang akan berebut kursi wakil rakyat menjadi salah satu pemicu kerasnya pertarungan di Pileg.

Perebutan kursi legislatif ini tidak hanya dengan caleg partai politik lain, melainkan juga sesama kader parpol untuk bisa mendapatkan suara tertinggi dan menjadi perwakilan di Parlemen nantinya. Pemicu lain yakni partai politik juga dibebankan target Parliamentary Threshold (PT) 4 persen.

Wakil Ketua Bappilu Golkar Sulsel, Irwan Muin mengatakan, pihaknya selaku kandidat caleg akan melakukan segala upaya untuk dekat dengan masyarakat demi mendapat suara.

Menurutnya, meski parpol menghendaki memenangkan Pilpres, akan tetapi hal prioritas adalah memenangkan caleg masing-masing. “Parpol berkehendak menangkan pilpres. Tapi kami juga harus pikir Pileg, apalagi sebagai caleg,” ujarnya.

Ia tak menampik jika Partai Golkar lebih memprioritaskan kemenangan Pileg di 2019. Oleh sebab itu, pengurus maupun kader yang maju sebagai caleg bekerja untuk meraih kemenangan. “Kami punya target, sehingga mau tidak mau prioritas kami Pileg untuk menang di 2019,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini Golkar akan kembali melakukan orentasi bagi para caleg. “Nanti banyak juga hal dibahas, termasuk kesiapan caleg dan pilpres,” jelasnya.

Sekretaris PDlP Sulsel, Rudy Pieter Goni mengatakan, target partainya sangat jelas dimana ingin menang di Pilpres dan menang di Pileg. “Kita PDIP, target dua semua. Menang di Pilpres dan Pileg. Apalagi pengalaman di 2014,” katanya.

Juru bicara NasDem, M Rajab mengatakan jika persoalan Parliamentary Threshold tidak akan menjadi masalah bagi Partai NasDem. “PT itukan secara nasiona. Kami di Sulsel akan berusaha menjadi pemenang,” katanya.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini menyebutkan, jika partai NasDem bisa menjadi pemenang di seluruh kabupaten/kota di Sulsel dan melebihi PT. “Yang pasti kita akan melebihi 4 persen,” sebutnya.

Rajab menegaskan, jika kader NasDem akan bekerja memenangkan Pileg dan Pilpres. “Sejauh ini tidak ada . Karena caleg sosialisasi di dapil mereka masing-masing sekaligus harus mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf,” jelasnya.

Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto mengatakan, persaingan antara caleg pastinya akan terjadi. Baik itu caleg eksternal dan internal. “Ini lebih terbuka pertarungannya,” jelasnya.

Terkait ambang batas (PT) 4 persen, Andi Ali mengatakan jika partai memang akan bekerja keras berusaha untuk mendapatkan suara. “Untuk mencapai itu (PT), partai harus memaksimalkan potensi yang dimiliki, baik itu calegnya,” jelas Andi Ali Armunanto. (*)


div>