• Jumat, 25 April 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Pilkada Enrekang Diundur 29 Agustus

Minggu , 24 Februari 2013 23:03
Total Pembaca : 847 Views

MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Enrekang terpaksa mengundurkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Enrekang.

Semua, pihak penyelenggara menjadwalkan hari pencoblosan jatuh pada tanggal 2 Juli 2013. Namun, setelah berkoordinasi dengan KPUD Sulsel akhirnya dimundurkan pada 29 Agustus.

Ketua KPUD Enrekang, Usman Abdullah menjelaskan, pengunduran jadwal itu disebabkan kesiapan anggaran, dan Undang-Undang. Berdasarkan UU, tahapan Pilkada dimulai berjumlah 180 hari atau 6 bulan. Apabila dilangsungkan 2 Juli, maka tahapan Pilkada Enrekang hanya berjumlah 150 hari.

“Kalau kita paksakan 2 Juli berarti ada pelanggaran. Sehingga kita cari jalur yang aman dan tidak melanggar UU, maka kita putuskan untuk mengembalikan hari H pemilukada ke perencanaan semula, 29 Agustus,” kata Usman, via telepon, Minggu malam, (24/2).

Mengenai anggaran, terkendala akibat belum selesainya proses administrasi anggaran Pilkada Enrekang.

“Proses administrasinya belum selesai. Belum ada penandatanganan MoU antara KPU dan Pemkab. Sehingga anggarannya belum bisa turun dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Pilkada Enrekang membutuhkan anggaran sebesar Rp10 Miliar lebih untuk putaran pertama, dan tambahan Rp2,5 Miliar untuk putaran kedua. Anggaran yang diajukan KPU Enrekang sendiri adalah Rp12,73 Miliar untuk putaran pertama saja.


Penulis: Muhammad Lutfi
Editor: Mulyadi Abdillah