KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Pilkada Luwu, Parpol Harus Siapkan Kader

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

asharabdullah

Rabu , 14 Juni 2017 20:27
Pilkada Luwu, Parpol Harus Siapkan Kader

Ilustrasi. (Doc.RakyatSulsel).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM  – Pelaksanaan Pilkada Luwu 2018 mendatang diprediksi bakal berlangsung dinamis. Ketiadaan petahana membuat sejumlah kandidat bakal berebut suara, terkhusus para wajah lama yang sebelumnya memiliki pengalaman tarung politik seperti Wakil Bupati Luwu Amru Saher, Mantan Legislator DPRD Sulsel Buhari Kahar Muzakkar, Mantan Bupati Luwu Basmin Mattayang, dan Mantan Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak.

Keempat figur ini dipastikan bakal berebut sebagai calon Bupati, mengingat masing-masing sebelumnya pernah menjabat strategis sebagai pimpinan daerah di Luwu di periode sebelumnya. Belum lagi keempat figur hampir memiliki basis suara yang relatif sama ditambah kekuatan parpol yang imbang.

Seperti, Syukur Bijak yang merupakan Ketua Demokrat Luwu, Basmin Mattayang yang pernah berkiprah di NasDem, Buhari Kahar Muzakkar yang merupakan pengurus DPW PAN Sulsel, serta Amru Saher
yang bakal diusung PKS. Selain keempat figur tersebut nama Patahuddin dan Sul Arrahman menjadi kandidat yang layak diperhitungkan sebagai kandidat yang bakal diusung Golkar.

Hanya saja elktoral dua kader Golkar tersebut dinilai kalah bersaing dengan empat figur sebelumnya. Hal ini pun menyebabkan eskalasi keempat figur dalam memasang bargaining position ke Golkar terbuka, dengan memaksa kadernya (Patahuddin- Sul Arrahman) harus rela berada di posisi 02

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah menuturkan Demokrat tentu menyiapkan kader terbaik untuk di dorong maju di pilkada Luwu 2018 mendatang.

“Semua daerah kita dorong kader,  tentu juga di Luwu,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk sosok figur yang akan di dorong di daerah terbit sedikitnya dua atau tiga kader yang berpotensi, namun untuk kepastian akan di dorong Pasca dilakukan pendaftaran pada Juli mendatang.

[NEXT-RASUL]

“Ada sekitar dua atau tiga kader berpotensi, kalau kepastian siapa di dorong kita tunggu setelah pendaftaran Juli nanti,” katanya.

Ia menyebutkan, selain disiapkan figur juga untuk memenangkan pilkada di daerah tersebut tentu akan dilakukan penjajakan koalisi dengan beberapa parpol lain.

“Tentu kalau mau menang harus koalisi dengan parpol lain,” terangnya tanpa menyebutkan parpol yang diajak koalisi nanti.

Anggota DPRD Sulsel ini menuturkan, Partai Demokrat Sulsel menjadwalkan akan membuka pendaftaran bagi Bakal Calon Kepala Daerah menjelang tahapan Pilkada Serentak 2018.

Menurutnya pendaftaran tersebut dilakukan sebagai bagian dinamika partai untuk menjaring kader-kader yang akan maju menjadi kontestan pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018.

“Rencananya setelah ramadan, usai lebaran, pendaftaran akan dibuka di sejumlah Kabupaten dan Kota termasuk di tingkat Provinsi,” sebut Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.

Secara terpisah, saat dikonfirmasi elit DPW PKS Sulsel, terkait kepastian mengusung Amru Saher (Wakil Bupati Luwu) di Pilkada luwu. Ketua Bappilu PKS Sulsel, Irwan ST menyebutkan dari total 9 darah yang dititipkan PKS mengusung kader internal. Salah sari di Pilkada luwu.

[NEXT-RASUL]

“Jadi kita sudah tetapkan cakada internal PKS di Luwu yaitu pak Amru Saher (Wakil Bupati Luwu) maju kembali di Pilkada 2018,” ujarnya.

Dia menambahkan, kepastian PKS mengusung Amru Saher di Pilkada luwu sudah final karena mendapat respon dari semua kader PKS dan DPP PKS.

Oleh sebab itu, lanjut dia PKS hanya mememerluakan survei untuk melihat elektabilitas siapa layak figur ekternal yang bisa mendampingi Amru Saher di Pilkada luwu kelak.

“Tentu Pak Amru Suher maju sebagai kosong satu, tinggal koalisi untuk cari pendamping,” pungkasnya.


div>