SELASA , 11 DESEMBER 2018

Pilkades Bontoala Diduga Penuh Dengan Kecurangan

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 17 Desember 2016 15:57
Pilkades Bontoala Diduga Penuh Dengan Kecurangan

Warga di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa berbondong-bondong melalui pematang sawah menghadiri Pemilihan Kepala Desa, Kamis (15/12). foto: azhari lolo/rakyatsulsel.

Gowa, RakyatSulsel.com– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa diduga terjafi kecurangan. Bahkan panitia pencalonan, pemilihan, pelantikan dan pemberhentian kepala desa (P4KD) pun dinilai tidak profesional.

Salah satu warga Desa Bontoala Imran Idrus Mengatakan P4KD tidak profesional dalam melaksanakan pilkades. Salah satu buktinya, kata dia, adalah undangan pemilih dibagikan kepada warga satu hati sebelum masa pencoblosan.

“Seharusnya undangan itu kan dibagikan jauh hari sebelumnya, apalagi undangan itu sudah siap sepuluh hari sebelum pencoblosan. dan bagaimana mungkin undangan yang jumlahnya 16.884 itu dapat dibagikan dalam sehari, kan tidak mungkin,” Kata imran saat menyambangi redaksi harian rakyat sulsel, jumat (16/12)

Hal lain yang menjanggal, kata imran, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 16.884 itu seluruhnya mendapat undangan. bahkan, kata dia yang hadir dalam pencoblosan pilkades tersebut hanya 4581 dari 16.884 DPT.

Jumlah warga yang menggunakan hak suaranya juga tidak mencapai 30 persen tapi hanya 26,5 persen, sedangkan syarat untuk disahkannya pilkades adalah harus mencapai 30 persen atau lebih,” pungkasnya.


Tag
div>