MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Pilkades Rawan Intimidasi dan Politik Uang

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Rabu , 14 Desember 2016 14:38
Pilkades Rawan Intimidasi dan Politik Uang

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sekretaris Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Selatan Djaya Jumain menilai pemilihan kepala desa serentak disejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, masih sangat rawan terjadinya intimidasi dan politik uang yang dilakukan oleh calon kepala desa untuk memenangkan pemilihan.

Djaya Jumain mengatakan, indikasi ini berdasarkan banyaknya laporan dan temuan yang masuk ke LMP Sulsel, baik yang ditemukan di lapangan maupun yang disaksikannya langsung. “Kami kerap menerima laporan dan aduan soal money politik dalam proses pilkades, dan tentu saja hal tersebut merupakan suatu keprihatinan bagi kami. Dengan begitu kita senantiasa menjembatani pihak-pihak terkait, guna menghindari ada yang dirugikan dengan ulah seperti itu,” ungkapnya di Markas LMP Sulsel, Selasa (13/12).

Salah satu laporan yang masuk yakni di kecamatan Bajeng kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang terindikasi adanya politik uang dalam proses pilkades di daerah tersebut. Olehnya itu Djaya berharap pihak terkait dapat memaksimalkan peranan aparat hukum agar dapat memantau setiap desa yang akan melaksanakan pemilihan sehingga intimidasi dan politik uang tidak terjadi. “Selain itu, juga kami berharap para calon kepala desa mentaati pakta integritas yang disepakati bersama,” harapnya.

Lebih jauh, Djaya mengaku telah menerjunkan tim investigasi Laskar Merah Putih untuk memantau daerah yang melaksanakan pilkades serentak. “Kami di LMP Sulsel komitmen mengawal setiap proses demokrasi, Tim kami telah turun melakukan monitoring di sejumlah daerah yang tengah menggelar pilkades. Diantaranya kabupaten Gowa dan kabupaten Pangkep dan LMP Sulsel juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan panitia pelaksana pemilihan, agar proses pesta demokrasi di tingkat desa ini berlangsung aman, tertib, jujur dan adil,” tutupnya.(Ale/C)


div>