JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Pilwalkot Makassar, PPP Dualisme Usungan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 28 September 2017 14:10
Pilwalkot Makassar, PPP Dualisme Usungan

Ilustrasi. Doc. RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menyatu di hajatan politik Pilkada dan Pilgub Sulsel yang akan digelar serentak 2018 mendatang.

Kedua kubu yang selama ini terlibat dualisme kepengurusan antara Romahurmudziy dan Djan Faridz, masing-masing memiliki pandangan politik yang berbeda dalam mengusung figur maju dalam kontestasi politik daerah.

Dua kubu ini, tak mengusung figur yang sama baik di Pilkada maupun PIlgub. Kubu Djan Faridz misalnya, mengusung Nurdin Halid sedangkan Kubu Romahurmudziy mengusung Ichsan Yasin Limpo. Hal yang sama juga terjadi di 12 daerah yang berpilkada di Sulsel.

Di Makassar, misalnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan kubu Djan Faridz, menyerahkan berkas permohonan rekomendasi Bakal Calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, di Jalan Diponegoro, no 60 Jakarta Pusat, Rabu (27/9) kemarin.

Ketua Pemenangan Pemilu (LPP) versi Djan Varidz DPW PPP Sulsel, Irwan Intje mengaku berkas permohonan rekomendasi itu diterima langsung oleh Wakil Sekjen yang juga Kordinator Wilayah Sulawesi DPP PPP, Yunus Razak.

Menurut Irwan, DPP sangat merespon positif langkah Munafri untuk maju sebagai Calon Walikota Makassar dan berharap Munafri bisa menjalankan program-program PPP.

“DPP sangat merespon niat Pak Munafri untuk bertarung di Pilwalkot nanti. DPP berharap Pak Munafri bisa menjalankan program DPP diantaranya memperbaiki masjid dan juga membantu meningkatkan kesejahteraan Muadzin dan Marbot disetiap kelurahan,” jelasnya.


div>