SELASA , 16 OKTOBER 2018

Pimpinan DPRD Parepare Tanggapi Bijak Petisi Pemakzulan TP

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 09 Mei 2018 21:37
Pimpinan DPRD Parepare Tanggapi Bijak Petisi Pemakzulan TP

int

– Ketua DPRD: Orang Tidak Bisa Dimazulkan Hanya Karena Asumsi

PAREPARE, RAKSUL.COM- Petisi pemakzulan atau impeachment terhadap Wali Kota Parepare non aktif HM Taufan Pawe oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Petisi 20 ditanggapi bijak Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare.

Wakil Ketua II DPRD Kota Parepare, Firdaus Djollong mengatakan, petisi pemakzulan yang dilayangkan masyarakat sah saja sebagai bentuk ketidakpuasan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan kepala daerah.

Namun, alasan pemakzulan yang dilakukan harus berkesesuaian dengan aturan perundang-undangan.

“Sah saja, cuma kami belum melihat alasan sesuai yang diamanatkan oleh UU untuk melakukan pemakzulan. Apalagi Wali Kota yang mau dimakzulkan masih dalam cuti kampanye,” tutur Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Parepare, Rabu, (9/5/2018).

Firdaus menyarankan, agar petisi pemakzulan ditunda agar tidak mengganggu agenda Pilkada yang sedang berlangsung.

“Saran saya sebaiknya kita lalui dulu agenda Pilkada yang ada karena jangan sampai proses demokrasi yang sementara berjalan di Parepare akan terganggu,”pintanya.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir. “Harus ada lembaga yang menentukan apakah Kepala daerah itu melanggar atau tidak, ataukah ada persidangan bahwa Kepala Daerah itu salah. Jadi kalau hanya kelompok masyarakat tertentu, itu boleh dikatakan asumsi. Orang tidak bisa dimakzulkan hanya karena asumsi,” tutup Ketua DPD II Partai Golkar Kota Parepare. (*)


div>