SABTU , 20 OKTOBER 2018

PISPI Kuatirkan Generasi Pertanian Minim

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 28 April 2016 11:16

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perhimpunan Sarjana Pertanian Seluruh Indonesia (PISPI) Sulsel menggelar seminar nasional Tatakelola Perberasan Nasional di Gedung Lappo Ase, Kamis (28/4). Seminar ini bertujuan agar perberasan dapat terkelola dengan baik untuk kesejahteraan petani.

Ketua PISPI Sulsel, Suardi Bakri menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 14 juta lebih rumah tangga petani yang mengusahakan tanaman padi, rata-rata mereka hanya menpunyai 1.9 hektar. “Kewajiban pemerintah tentunya meningkatkan kesejahteraan mereka sehingga mereja nanti bangga menjadi petani dan profesinya dapat diwariskan ke penerusnya,” tutur Suardi.

Ia mengaku kuatir dengan pertanian yang tidak diminati lagi oleh kaum muda. kata dia, dapat dibayangkan sensus pertanian 2013 hanya mencatat 3,3 juta lebih rumah tangga petani yang berumur 34 tahun ke bawah. Sementara, yang berumur 34 tahun ke atas sekitar 20 juta.

“Ini menunjukkan bahwa generasi muda kurang tertarik akan profesi pertanian,” ucapnya.

Untuk itu, PISPI sebagai organisasi para sarjana pertanian melaksanakan seminar tata kelola perberasan dengan harapan perberasan dapat terkelola dengan baik dan seluruh pelakunya menndapatkan keuntungan yang wajar serta petani dapat sejahtera.

Untuk diketahui, saat ini Sulsel telah memprodukai 5 juta ton beras dan surplus sekitar 2,3 juta ton yang telah disuplai ke 21 provinsi.


Tag
  • PIPSI
  •  
    div>