Senin, 29 Mei 2017

Teguhkan Paham Islam Moderat

PKB Sulsel Gelar Lomba Kitab Kuning

Jumat , 19 Mei 2017 18:35
Penulis : Muhammad Alief
Editor   : Ashar Abdullah
PINRANG, RAKYATSULSEL.COM - Dalam menjaga khazanah pesantren, sayap PKB Sulsel, DKW Garda Bangsa Sulsel, kembali menggelar Musabaqah Kitab Kuning (MKK) dengan memperlombakan dua jenis kitab, yakni kitab Ihya Ulumuddin karya Imam al-Ghazali dan kitab Alfiyah Ibn Malik.

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Ittihadu al Usrati Wal Jama’ah DDI Lerang-Lerang, Kabupaten Pinrang, diikuti oleh puluhan pesantren se-Sulselbar. Kegiatan  bergensi antar pesantren tersebut, resmi dibuka, Jumat (19/5).

Ajang perlombaan khas di kalangan pesantren ini mendapat apresiasi dan sambutan yang sangat baik dari para santri maupun masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme peserta yang ikut berkompetisi dalam kegiatan tersebut.

Sekjen DKN Garda Bangsa, Nasaruddin Kholil, menyampaikan tujuan MKK dalam menjaga dan melestarikan tradisi kajian kitab kuning yang telah lama mengakar kuat di pesantren, di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Ia Berharap, MKK bisa mengukuhkan kembali kesadaran generasi muda tentang pentingnya Kitab Kuning sebagai Khazanah Ilmu Pengetahuan Islam dan Pesantren.

“Kitab Kuning ini penting dipahami dan digeluti, di tengah mengerasnya pemahamaan tekstual yang cenderung literal. Sehingga kitab kuning menjadi basis pengetahuan pesantren dalam mengetengahkan Islam Moderat,” jelasnya.

Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, saat memberi sambutan, juga sependapat. Kitab kuning menjadi rujukan keilmuan di pesantren yang turut membentuk pemahaman keagamaan moderat di kalangan pesantren.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*