KAMIS , 26 APRIL 2018

PKL Center Rampung, Pedagang Segera Direlokasi

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 23 Februari 2018 11:15
PKL Center Rampung, Pedagang Segera Direlokasi

Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal (Deng Ical). ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perampungan PKL Center Karebosi di Jl RA Kartini kini telah rampung. Hanya saja untuk relokasi sejumlah pedagang masih menunggu kajian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam hal ini wali kota sebagai penanggung jawab.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian pemindahan atau relokasi pedagang yang telah terdata ke PKL Center Karebosi. “Kesiapannya masih dipelajari,” singkat Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal, Kamis (22/2) kemarin.

Ia mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk segera menyelesaikan persoalan ini pasalnya fisik dari pembangunan PKL Center Karebosi telah siap sepenuhnya.

“Dalam waktu tidak terlalu lama kita kesana melihat dan akan lakukan rapat koordinasi ulang (soal relokasi PKL Center Karebosi) itu. Tapi Kita usahakan secepatnya, karena semua persoalan di pemkot dikerjakan secara marathon semuanya, BPKA sudah jalan dan insya Allah pekan depan semuanya sudah jalan,” lanjut Deng Ical.

Sebelumnya, Kepala Seksi Bangunan Gedung Dinas PU Kota Makassar, Juli Nurul selaku penanggungjawab pelaksana teknis kegiatan (PPTK) proyek tersebut mengaku bahwa saat ini proyek PKL Center sudah rampung 100 persen, tinggal menunggu peresmian dilakukan.

“Sudah rampung 100 persen untuk 225 both. Tinggal finishing, soal peresmian kita tunggu kesiapan pak wali kota,” kata Juli Nurul.

Dia juga menyebutkan bahwa pihak kontraktor PT Poleonro Artha Kontruksi sudah melakukan penyerahan laporan kepada Dinas PU tepat pada batas waktu yang ditentukan, 30 Desember lalu.

Kata dia, saat ini pihaknya sementara menunggu adanya pertemuan dengan beberapa SKPD untuk membahas terkait pengelolaan PKL Center. Sebab, di PKL Center tersebut ada gedung pengelola.

“Secara fisik di PU kita sudah rampung 100 Persen. Tapi masih perlu lagi kita adakan pertemuan dengan SKPD teknis, kira-kira siapa yang nantinya akan mengelola tempat itu, karena ini percontohan jadi kita butuh perencanaan yang matang,” kata Juli.

Sekadar diketahui, Dinas PU sebelumnya? telah menargetkan perampungan proyek PKL Center di RA Kartini pada pertengahan Desember lalu. Namun, proyek itu kembali terhambat karena beberapa kendala.

Bahkan, PU kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp700 juta untuk pemasangan instalasi pembangkit listrik disetiap both, yang awalnya 33 kWh naik menjadi 99kWh. Sehingga perampungan yang sebelumnya dijadwalkan pada 15 Desember 2017, kembali dimundurkan menjadi 30 Desember 2017. (*)

 


div>