SELASA , 12 DESEMBER 2017

PKS Ancam Alihkan Dukungan, Jika “DIAmi” Gunakan Jalur Independen

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Muh Sophian AS

Senin , 27 November 2017 20:17
PKS Ancam Alihkan Dukungan, Jika “DIAmi” Gunakan Jalur Independen

Legislator sekaligus Bendahara DPW PKS Sulsel, Ariady Arsal saat road show di sejumlah kabupaten di Sulsel.

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mengusung petahana Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto berpasangan Indira Mulyasari di Pilwalkot Makassar 2018. Hanya saja, SK Usungan tersebut berpotensi besar dialihkan ke figur lainnya, jika pasangan dengan tagline DIAmi ini menempuh jalur independen.

Hal itu ditegaskan Bendahara PKS Sulsel, Ariady Arsal. Dirinya mengatakan PKS akan menarik dan mengalihkan dukungan jika pasangan DIAmi mendaftar menggunakan jalur independen alias non partai. “Sesuai pembicaraan dengan Pak Danny, PKS akan menarik dan tidak akan mendukung bila mendaftar lewat independen. Kalo independen, terpaksa kami sampaikan tidak akan mendukung pasangan DIAmi,” tegasnya, Senin (27/11).

Anggota DPRD Sulsel itu mengatakan PKS akan mempertahankan dukungan untuk mengusung lewat jalur parpol. Karena rekomendasi yang ditandatangani oleh presiden PKS dan Sekjen untuk figur jalur partai. “Dukungan akan tetap dipertahankan sesuai dengan SK usungan yang ditandatangani Presiden PKS bila Danny-Indira maju melalui jalur partai,” tuturnya.

“Kami juga telah mendapatkan persetujuan sikap dari DPP PKS mengenai hal ini. Kalo independen terpaksa kami sampaikan tidak akan mendukung Danny-Indira,” tambahnya.

Ia menambahkan, jika pengalihan dukungan dilakukan, maka pasangan Deng Ical-Ije berpotensi mengendarai PKS menuju Pilwalkot Makassar 2018 mendatang. “Ketika Pak Danny mendaftar di independen, maka mekanisme akan diulang kembali. Mengenai usungan akan dimusyawarahkan oleh partai sesuai mekanisme. Tentu Pak Ije memiliki peluang,” sebut dia. (*)


div>