SELASA , 12 DESEMBER 2017

PKS Ogah Absen di Pilwalkot

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 24 Oktober 2017 15:55
PKS Ogah Absen di Pilwalkot

Ilustrasi. Doc. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam dua momentum Pilwalkot Makassar selalu menyertakan kadernya sebagai kontestan. Untuk Pilwalkot Makassar 2018 PKS memasang target maksimal.

PKS tidak ingin mengulangi kegagalan di dua Pilwalkot yang sebelumnya digelar, dimana Pada Pilwalkot Makassar 2008 lalu PKS mengusung pasangan Halim Razak – Djafar Sodding dan pada 2013 mengusung Tamsil Linrung – Das`ad Latief, namun PKS selalu tumbang.

PKS yang sebelumnya menegaskan untuk mengusung petahana Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, berpotensi menarik dukungannya, jika komitmen politik yang dibangun sebelumnya tidak terealisasi.

Komitmen politik yang dimaksud, yakni Danny Pomanto mesti menjadikan kader PKS sebagai wakil, atau memilih pendamping yang bukan dari kalangan politisi.

Namun sikap politik Danny Pomanto, yang dikabarkan telah memilih Bendahara DPD NasDem Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti sebagai calon pendampingnya dalam pilwali Makassar mendatang, membuat PKS mencermati ulang arah dukungan politiknya.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Ariadi Arsal. Dirinya mengungkapkan jika dalam setiap perhelatan politik di Pilwali Makassar sebelumnya, PKS selalu mendorong kadernya, baik sebagai kosong satu maupun kosong dua.

“Karena selama ini kan di Pilwali Makassar, kami selalu mendorong kader. Di Pilwali 2008, PKS mengusung Jafar Sodding dan Pilwali 2013, PKS mengusung Tamsil Linrung. Kita di PKS sudah menawarkan tiga kader terbaik ke Pak Danny, ada Pak Iqbal Djalil, Mudzakkir Ali Djamil dan Bu Sri Rahmi,” kata Ariadi Arsal, Senin (23/10) kemarin.


div>