SENIN , 20 NOVEMBER 2017

PKS Takkan Restui Ije Dampingi Deng Ical

Reporter:

Iskanto - Muh Alief

Editor:

asharabdullah

Selasa , 14 November 2017 12:45
PKS Takkan Restui Ije Dampingi Deng Ical

Iqbal Djalil

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wacana paket Syamsu Rizal atau Deng Ical dan Iqbal Djalil (Ije) di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang, beredar luas. Bahkan di sejumlah media sosial, gambar dua tokoh politik di Kota Makassar ini telah tersebar.

Namun, sepertinya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tempat Ije bernaung, takkan memberi restu. Bahkan, upaya Ije untuk mendapatkan rekomendasi dari PKS disebut bakal sia-sia.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS Sulsel, Irwan ST, menegaskan, PKS hanya mengirim nama Danny – Indira ke DPP PKS. Sehingga, tinggal menunggu kepastian kapan rekomendasi itu akan diterbitkan oleh DPP PKS.
“Danny-Indira sudah kita usulkan ke DPP, kita tinggal menunggu saja,” kata Irwan, Senin (13/11) kemarin.

Irwan menyampaikan, meskipun Ije membangun komunikasi ke DPW PKS perihal majunya di Pilwalkot Makassar, hal itu akan sia-sia saja. Karena memang, segala bentuk tahapan penjaringan Calon Kepala Daerah (Cakada) di DPW PKS Sulsel telah berakhir.

“Tidak, kita sudah usulkan nama ke DPP, tahapannya sudah lewat untuk kita di DPW. Dan saya rasa, peluangnya sangat kecil, karena kita sudah mengusulkan dan juga sudah dibahas di DPP,” tegas legislator DPRD Makassar ini.

Meskipun begitu, Irwan enggan berspekulasi terkait dukungan PKS ke petahana Danny Pomanto di Pilwalkot Makassar. Walaupun namanya telah diusulkan ke DPP, namun selama rekomendasi resmi belum diterbitkan, hal itu masih ada kemungkinan untuk berubah.

“Sebenarnya kalau dibilang fix juga, sepanjang SK rekomendasi belum ada di tangan kita, kita juga belum bisa katakan fix,” jelas Irwan.

Sementara, Deng Ical, sapaan akrab Wakil Wali Kota Makassar ini, tak membantah hal tersebut. Bahkan, ia mengatakan jika paket dirinya dan Ustad Ije sudah lama terbangun, jauh sebelum isu ini beredar di medsos. Deng Ical bahkan mengungkapkan kesiapannya menjadi penantang bagi petahana Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

“Jadi itu sudah lama, bahkan jalin komunikasinya bukan baru kali ini. Mungkin wacana itu yang baru keluar ke publik dan didengar masyarakat,” ungkap Deng Ical.

Namun, perihal partai pengusung, Deng Ical enggan menyebutnya. Ia hanya mengatakan, soal paket dirinya dan Ustad Ije merupakan representasi dua parpol masing-masing, yakni Demokrat dan PKS.

“Nantilah, kita berjalan saja. Pada waktunya kita sampaikan partai mana yang akan mendukung. Yang terpenting bahwa kami (Ical-Ije) bukan poros baru, karena komunikasi itu sudah terbangun lama,” terangnya.

Terpisah, Iqbal Djalil juga mengakui jika wacana tersebut memang sudah berjalan lama. Namun di dalam pilkada, semua butuh proses.

“Semua butuh proses, termasuk komunikasi dalam bentuk individu. Walaupun sebenarnya proses dalam bentuk SK kan belum ada yang pasti. Selama belum ada kepastian, berarti harapan untuk berpaket tetap ada,” pungkasnya.

Menurut Ije, sepanjang tidak menyalahi aturan yang ada, maka tidak ada masalah. Ia pun mengakui jika dirinya hanya diamanahkan untuk terus mensosialisasikan diri.

“Kalau soal SK itu bukan urusan saya, itu urusan struktur dan mekanisme yang ada di partai saya. Yang jelas, Yes We Did (tagline pasangan Deng Ical-Ije), merupakan salah satu bahagian dari poros yang patut diperhitungkan di Pilwali mendatang,” pungkasnya. (*)


div>