JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Plt Bupati Bantaeng Kecam Kamar VIP Eks RSUD Dijadikan Kost

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 25 Maret 2018 18:29
Plt Bupati Bantaeng Kecam Kamar VIP Eks RSUD Dijadikan Kost

Plt Bupati Bantaeng, H Muhammad Yasin

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bantaeng, H Muhammad Yasin mengecam adanya upaya pihak manejemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu yang mempersewakan kamar kamar yang ada di gedung VIP rumah sakit lama tersebut kepada mahasiswa.

“Ini tidak benar, gedung yang menjadi fasilitas negara disewakan tanpa ada rujukan atau regulasi terkait sewa gedung di rumah sakit,” ungkap M Yasin, Sabtu (24/3)

Dia menuturkan, seluruh bangunan dan fasilitas yang ada di lingkungan rumah sakit tersebut adalah milik negara, sehingga segala sesuatunya harus dilaksanakan sesuai aturan pemerintah.

“Bukan karena merasa sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang menjadi dasar otoritas rumah sakit mengurusi internalnya sehingga seenaknya mempersewakan fasilitas di rumah sakit yang merupakan milik negara dan bukan milik pribadi,” jelasnya.

Lebih lanjut, segala sesuatunya harus didasari regulasi dan aturan yang jelas terkait pemberlakuan sewa terhadap fisilitas negara.

Padahal ada rencana Pemkab Bantaeng untuk mendirikan pusat rehabilitasi bagi warga ketergantungan narkoba. Dan ini lebih bermanfaat bagi masyarakat ketimbang gedung itu disewakan.

Hanya saja, rencana tersebut masih harus dipendam. Pasalnya, sudah hampir sebulan pasca pertemuan Plt. Bupati Bantaeng, H Muhammad Yasin dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan (Sulsel), Brigjen Pol Mardi Rukmianto, namun sejauh ini belum disikapi secara serius oleh Direktur RSUD Anwar Makkatutu, Dr Sultan.

“Intinya Pemkab Bantaeng sangat setuju dan mengapreaiasi rencana pembentukan lembaga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Bantaeng. Ini akan disandingkan dengan pendirian pusat rehabilitasi bagi warga yang ketergantungan terhadap narkoba,” tandasnya.##


div>