RABU , 21 NOVEMBER 2018

Plt Bupati Sidrap Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda ke-90

Reporter:

Hamsah

Editor:

Iskanto

Senin , 29 Oktober 2018 11:15
Plt Bupati Sidrap Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda ke-90

Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Sidrap, Ir H Dollah Mando menjadi Inspektur Upacara pada Hari Sumpah Pemuda ke 90 yang di gelar di Lapangan Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Sidrap

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Sidrap, Ir H Dollah Mando menjadi Inspektur Upacara pada Hari Sumpah Pemuda ke 90 yang di gelar di Lapangan Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Sidrap, Senin (29/10).

Dalam upacara Hari Sumpah Pemuda ini dihadiri oleh Dandim 1420 Sidrap, Waka Polres Sidrap, Anghota DPRD Sidrap, Ketua Pengadilan Negeri, Seluruh Kepala Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Plt Bupati Sidrap, Ir H Dollah Mando, dalam sambutannya mengatakan Hari ini kita memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018.

Hari sumpah pemuda ke-90 kali ini mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

“Namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara,” kata Dollah

Oleh karena itu Revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagi pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi di Kancah Asia. Perhelatan Asian Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia bersaing dengan bangsa-bangsa Asia, dan berhasil menduduki peringkat ke-4, serta di ajang Asian Para Games para atlet kita berhasil menduduki peringkat ke-5.

Ini adalah sejarah baru kebangkitan olaharaga Indonesia. Serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi diberbagai bidangnya.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar Pesta Demokrasi untuk memilih dan menentukan Pimpinan Nasional dan Daerah yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Tk.I dan DPRD Tk.II.

Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umum nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. (*)

 


div>